1 Orang Jadi Tersangka Atas Tewasnya Wanita Cantik Saat Dugem

3.947

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Sat Reskrim Polres Asahan menetapkan satu orang tersangka terkait tewasnya AI (20) di ruangan karaoke keluarga, Bakso Gong pada Rabu (29/7/2020) lalu.

“Kita mengamankan 5 saksi, 1 diantara mereka ditetapkan tersangka yakni RS alias Ipul (24) dikenakan Pasal 204 KUHP tentang Barangsiapa yang membagi-bagikan barang yang diketahui membahayakan nyawa dan kesehatan orang lain dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun,” kata Kanit Jahtanras Polres Asahan Ipda Muliyoto, Kamis (6/8/2020).

Berdasarkan hasil penyidikan, RS yang merupakan warga Desa Perkebunan Gunung Melayu, Kabupaten Asahan, tak menyangka tujuannya untuk mencari hiburan bersama rekan-rekannya berujung di terali besi.

Pasalnya, pil ekstasi pemberiannya kepada IA (20) di lokasi kejadian, membuat wanita muda asal Siumbut-umbut, Kisaran, Kabupaten Asahan itu tewas merenggang nyawa.

Dalam keterangannya, RS mengaku tidak mengetahui sama sekali asal obat yang ia berikan kepada korban saat itu.

loading...

“Asal pil itu dibeli di mana, kami nggak tahu. Kami serahkan uang Rp 3 juta sama kawan juga, kawan kami itu disuruh kawannya belanja obat. Rp 3 juta itu udah untuk bayar ruangan sama minuman,” ujar RS di Polres Asahan, Rabu (5/8/2020).

Lebih lanjut RS mengungkapkan, bahwa antara dirinya dengan korban awalnya tak saling mengenal satu sama lain. 

Apalagi RS mengaku baru beberapa hari belakangan ini balik ke kampung halaman orang tuanya, usai merantau ke Palembang, Sumsel untuk bekerja.

“Awalnya kan kami lagi minum-minum di pakter tuak. Di sana ketemu kawan, karena baru pulang merantau, ada kawan di pakter tuak itu ngajak happy-happy. Karena mau happy-happy, kawan saya telpon kenalan kawannya cewek 3 orang, termasuk korban. Kami jemput lah untuk ke tempat karaoke,” ungkapnya.

Dijelaskan RS, begitu tiba di lokasi karaoke, RS bersama korban dan keempat rekannya yang lain berinisial YE (24), RP (38), MO (25) dan N (42) bergabung dengan sembilan orang lainnya yang sudah terlebih dahulu berada di ruangan karaoke, menikmati musik.

“Di situ saya ada kasih pil satu butir sama korban, setengah diminumnya, setengah lagi dipegangnya. Sekitar satu jam tiba-tiba korban jatuh pingsan,” jelasnya. (Nanda)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!