5 Tersangka Pelemparan Masjid Al Amin di Tangkap

4.027

 

MITRAKITANEWS.COM – Medan : Polrestabes Medan bergerak cepat menangkap tersangka penyerangan Masjid Al Amin dan rumah warga di lingkungan Belibis, Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan.

Sampai saat ini, sudah 5 tersangka di ciduk pihak tim gabungan dari Polrestabes Medan.

Dua dari 5 tersangka ini menyerahkan diri, mereka ialah Leo, 32 tahun, warga lingkungan Parkit, Percut Sei Tuan dan Arislon Sinaga, warga lingkunga Elang ujung, Medan denai, yang menyerahkan diri ke Polreatabes pada Minggu, (25/01/2020) sekitar pukul 18.00 wib.

Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, didapat beberapa nama yang diduga terlibat dalam pelemparan menggunakan batu, yaitu Dedi Manulang, warga Bantan Medan Tembung, Alimin Gultom, warga jalan Padang, Medan Tembung, serta Rizaling Situmorang, warga lingkungan Elang Ujung, Medan Denai.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan tim gabungan bergerak cepat pada Minggu pagi, (26/01/2020) dengan mendatangi rumah dari masing-masing tersangka setelah mendapat info keterlibatan mereka dari tersangka yang menyerahkan diri.

“Tim didampingi oleh Kepling setempat berhasil mengamankan 3 tersangka dirumah nya masing-masing, tersangka saat ini ditahan di Polrestabes Medan,” ucapnya.

Kasus penyerangan ini bermula pada Jumat, 24/01/2020 sekitar Pukul 15.00 Wib, Muspika Kec. Percut Sei Tuan, Kab Deli Serdang membongkar kedai tuak yg terletak di Jln. belibis 11 ujung, di lahan tanah kosong dari laporan warga.

Pemilik kedai tuak Arislon Sinaga tidak terima dan terjadi perlawanan, namun sebagian barang jualan kedai tuak telah diangkat pihak Sat Pol PP.

Mendapat perlawanan, selanjutnya pihak muspika beserta Sat Pol PP pergi meninggalkan lokasi.

Pada pukul 19.30 Wib tiba-tiba terjadi pelemparan kearah Jln. Belibis 11 dimana didaerah tersebut terdapat masjid dan rumah warga.

Mendapat serangan, Masyarakat melakukan perlawanan dan saling lempar yang mengakibatkan kaca pintu masjid pecah, jendela masjid rusak, bagian atas dekat kubah yg terbuat dari kaca pecah, serta dua orang masyarakat ataa nama Dicky dan Fahri mengalami luka.

Atas kejadian ini, masyarakat luar dan berbagai ormas berkumpul di Masjid Al Amin hingga pagi dini hari untuk mencari dan mendesak pihak Kepolisian cepat menangkap pelaku penyerangan.

Beberapa personil kepolisian hingga kini tetap tampak berjaga di lokasi kejadian agar kondisi stabil dan kondusif. (Lutfan)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...