Banggakan Tanjungbalai, Batik Kito by Vita Shah Tampil di ISEF 2020

447

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Perhelatan Virtual Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 memang telah berakhir Sabtu (31/10/2020) pekan lalu.

Sebelum penutupan, event yang diikuti oleh 164 designer modest fashion terbaik tanah air tersebut, terlebih dahulu menampilkan desain terbaiknya. Salah satunya adalah Batik Kito asal kota Tanjungbalai Karya dari Vita Shah.

Si Kota Kerang julukan kota Tanjungbalai layak berbangga dengan designer hebat yang bernama lengkap Sri Silvisa Novita, yang telah membuat Batik Kito menjadi salah satu karya terbaik nusantara yang ditampilkan di atas catwalk virtual yang megah itu.

Kepada mitrakitanews.com, Owner Batik Kito, Vita Shah mengaku lega setelah sukses menampilkan tiga fesyen pada event bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah, sudah tidak bisa bilang apa apa. Sangkinkan haru, senang dan bangga nya. Setidaknya putra putri Pembatik di daerah Tanjungbalai bangga karya mereka tampil di ajang nasional,” kata Vita.

loading...

Vita juga berharap pembatik di Tanjungbalai semakin meningkat semangatnya untuk terus berusaha memberikan yang terbaik demi nama daerahya.

“Saat ini Batik Kito juga sudah memiliki Kain Songket Tenun yang lagi gencar kami giatkan. Jadi kita, selain ada batik juga sudah ada Tenun Songket juga. Dengan memakai bahan yang aman untuk alam tanpa bahan kimia,” jelasnya lagi.

Gelaran Virtual Modest Fashion ISEF 2020 menampilkan 720 look karya dari 164 desainer/brand Indonesia dan fesyen Muslim dalam 12 sesi Virtual Fashion Show.

Festival yang berlangsung sejak tanggal 28 Oktober 2020 tersebut diselenggarakan Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) dibawah binaan Bank Indonesia (BI). Adapun tema yang diangkat, “Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle”. ISEF 2020 menggaungkan tentang gaya hidup berkelanjutan bagi produsen maupun konsumen fesyen Muslim.

Sementara Batik Kito yang ditampilkan pada malam penutupan ISEF 2020, menggunakan mode fesyen kain tanpa jahitan.

“Melihat sponsornya saja sudah merinding. Sangkinkan banyaknya deg-degan. Alhamdulillah capaian ini menjadi bukti dan kabar positif untuk daerah kami. Semoga Batik Kito menjadi keunggulan lokal kota Tanjungbalai yang bisa membanggakan buat masyarakatnya di Indonesia,” Vita. (Nisfu).

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!