Beri Waktu Jawaban 7 Hari, Kominfo Kembali Surati Facebook Soal Kebocoran Data Pelanggan

125

MITRAKITANEWS.COM – Kepala Perlindungan Data dari Facebook Irlandia telah mengirimkan email jawaban terkait kasus kebocoran data pribadi 1.099.666 pengguna Facebook di Indonesia yang dilakukan oleh Cambridge Analytica, pada Selasa (10/04/2018).

Dalam jawaban yang disampaikan Kepala Perlindungan Data dari Facebook Irlandia telah menyampaikan langkah-langkah yang diambil dalam mengatasi kebocoran tersebut, yaitu telah melakukan audit terhadap kebocoran data pribadi dari penggunanya, walaupun hasil auditnya belum disampaikan secara lengkap dan rinci kepada Kementerian Kominfo.

Facebook telah memberikan rincian informasi mengenai akses pihak ketiga terhadap data user pass log in dalam aplikasi Cambridge Analytica; dan Facebook telah melakukan update kebijakan dan perubahan fitur yang memungkinkan pihak ketiga menggunakan data pribadi pengguna.

Tak puas atas jawaban tersebut, Kementerian Kominfo menilai belum semua informasi yang diminta oleh Pemerintah Indonesia dipenuhi dalam surat jawaban yang di kirimkan Facebook. Ada penjelasan yang menurut Kementerian Kominfo belum disampaikan oleh Facebook, yaitu belum dijelaskan tindakan apa yang dilakukan Facebook terhadap bentuk informasi dan cara pemberitahuan penyalahgunaan data pengguna sebagai bentuk early warning dalam platform Facebook yang membantu pengguna.

Melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika pada Kamis (19/04/2018) kembali mengirimkan surat kepada Facebook terkait kasus kebocoran 1 juta lebih data pelanggan media sosial itu asal Indonesia.

Berikut isi siaran pers yang dirilis Biro Humas Kominfo:

Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian Kominfo meminta hal-hal sebagai berikut:

  1. Konfirmasi dan penjelasan mengenai adanya informasi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica yaitu CubeYou dan Aggregate IQ;
  2. Konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook, sebagaimana informasi yang telah dimuat dalam surat dari Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia tanggal 5 April 2018;
  3. Memberikan data jadwal dan/atau hasil audit atas kasus penyalahgunaan data pengguna; dan
  4. Memberikan data pengguna Facebook Indonesia yang terkena dampak penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica.

Kominfo secara tertulis meminta Facebook memenuhi permintaan tersebut selambat-lambatnya dalam 7 (tujuh) hari kalender sejak surat dikirimkan hari ini. (TIM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...