BKN: PNS Terlibat Tindak Pidana Korupsi Diberhentikan Jika Sudah Inkracht

256

MITRAKITANEWS.COM, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyepakati dua hal penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara, sesuai dengan peraturan manajemen PNS.

Dilansir dari laman setkab.go.id, dalam surat putusan bernomor: K 26-30/V 55-5/99 tertanggal 17 April 2018 ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah menyebutkan:

Pertama Pemberhentian tidak dengan hormat terhadap ASN yang telah ditetapkan dalam keputusan hukum tetap (inkracht), dinyatakan bersalah dalam tindak pidana korupsi dan

Kedua, Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dari Jabatan yang terdindikasi suap/pungli.

Kepala BKN Bima Haria dalam suratnya meminta Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah agar segera menerbitkan surat keputusan pemberhentian tidak hormat bagi PNS yang dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan atau pidana umum,” bunyi surat Kepala BKN

Selanjutnya Kepala BKN juga meminta agar dalam Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dari Jabatan itu, dilaksanakan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan, serta memastikan tidak ada praktik suap/pungli.

“Apabila hal tersebut tidak dilaksanakan, maka akan ditindaklanjuti dengan pengawasan bersama yang akan dilakukan oleh BKN dan KPK,” bunyi surat tersebut.

Ditegaskan Bima Haria, hasil pengawasan bersama itu akan ditindaklanjuti oleh BKN dan KPK sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Surat itu ditembuskan kepada Ketua BPK RI, Menteri Dalam Neger, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ketua KPK RI, Ketua Komisi ASN, XIV BKN dan seluruh Kepala Perwakilan BPK RI di Indonesia. (TIM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
2
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...