Warning: A non-numeric value encountered in /home/u6541325/public_html/mitrakitanews.com/wp-content/plugins/wp-smushit-pro/lib/class-wp-smush.php on line 1880

Warga Desa Simpang Empat Menolak Perluasan Pabrik PT. Jampalan Baru

569

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Warga Desa Simpang Empat, Kabupaten Asahan, menolak rencana perluasan pabrik PT. Jampalan Baru yang berada dipemukiman warga Desa Simpang Empat.

Salah satu perwakilan warga Desa Simpang Empat, Ahmad Fauzi Lubis menuturkan, saat ini warga resah dan khawatir dengan rencana perluasan PT Jampalan Baru, sebab perluasan yang dilakukan sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Selain itu, menurut Fauzi perluasan rentan mengganggu aktivitas masyarakat terutama sekolah dasar yang berada dekat lokasi perluasan.

“Warga merasa resah dan khawatir aktivitas pabrik baik itu suara mesin maupun limbah dapat mengganggu warga sekitar terutama sekolah dasar Yayasan Pendidikan Silaturahmi yang berdekatan dengan lokasi perluasan,” ujar Fauzi kepada MitrakitaNEWS, Senin (21/5/2018) di kediamannya.

Fauzi menambahkan, keinginan warga adalah menghentikan rencana perluasan pabrik PT. Jampalan Baru dan telah mengadukan keresahan warga itu kepada Pemerintah Desa dan Kecamatan serta mempertanyakan izin perluasan pabrik tersebut.

“Kami sudah mengadukan persoalan ini ke tingkat Pemerintahan Desa dan Kecamatan guna mempertanyakan apakah mereka (PT. Jampalan Baru) sudah memiliki seluruh dokumen terkait perluasan pabrik. Namun saat mediasi yang dilakukan Pemerintahan Desa antara warga dan PT. Jampalan Baru, saat itu mereka tidak transparan soal izin yang dimiliki,” terang Fauzi.

Mediasi antara warga Desa Simpang Empat dengan PT. Jampalan Baru di Aula Kantor Desa Simpang Empat
Mediasi antara warga Desa Simpang Empat dengan PT. Jampalan Baru di Aula Kantor Desa Simpang Empat

“Jika PT. Jampalan Baru tetap bersikeras melanjutkan perluasan, kami akan melakukan upaya gugatan dan unjuk rasa besar-besaran meminta pemkab Asahan mengkaji ulang dan menghentikan seluruh peroses perizinan ,” ujar Fauzi seraya menambahkan.

Terpisah, ketika dikonfirmasi persoalan izin PT. Jampalan Baru ke Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Asahan melalui H. M. Badrun Bancin mengatakan kepada mitrakitaNEWS belum mengetahui persoalan perluasan pabrik PT. Jampalan Baru.

“Ini terkait dengan IMB, saat ini kami belum mengetahui persoalan itu, akan kami tinjau terlebih dahulu ke lapangan,” ujar Badrun . (Ridho)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...