Warning: A non-numeric value encountered in /home/u6541325/public_html/mitrakitanews.com/wp-content/plugins/wp-smushit-pro/lib/class-wp-smush.php on line 1880

PT. Jampalan Baru Tidak Transparan Terhadap Izin Perluasan Pabrik

398

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Warga Desa Simpang Empat menolak pembangunan perluasan pabrik PT. Jampalan Baru dan mempertanyakan izin pembangunan dan perluasan pabrik tersebut.

Salah satu perwakilan warga, Ahmad Fauzi Lubis mengatakan warga telah mempertanyakan masalah izin pembangunan perluasan tersebut ke pihak Pemerintah Kecamatan dan diketahui bahwa Camat telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengurus izin pembangunan perluasan pabrik tersebut.

“Kami sudah mengadukan persoalan ini ke tingkat Pemerintahan Desa dan Kecamatan guna mempertanyakan apakah mereka (PT. Jampalan Baru) sudah memiliki seluruh dokumen terkait izin perluasan pabrik dan salah satu pegawai kecamatan mengatakan Camat telah mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke Dinas Perizinan,” kata Fauzi.

Fauzi menambahkan, pada saat mediasi antara warga dan PT. Jampalan Baru di Aula Kantor Desa Simpang Empat, warga juga mempertanyakan izin, namun pihak PT. Jampalan Baru tidak transparan atas izin yang dimiliki.

“Waktu mediasi yang dilakukan Pemerintahan Desa antara warga dan PT. Jampalan Baru, saat itu mereka (PT. Jampalan Baru) juga tidak transparan soal izin yang dimiliki,” terang Fauzi.

Fauzi juga mengatakan, sampai saat ini warga tidak mengetahui izin apa yang dimiliki pihak PT. Jampalan Baru karena dalam proses rencana perluasan tidak ada melibatkan pihak masyarakat sekitar.

“Kami (warga) tidak mengetahui pihak perusahaan mengantongi izin apa, karena ini sifatnya usaha industri besar, yang jadi pertanyaan kami apakah mereka punya izin lingkungan atau tidak terhadap perluasan pabrik tersebut,” ujar Fauzi.

Sebelumnya, pada hari Senin (21/5/2018), Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Asahan melalui H. M. Badrun Bancin mengatakan kepada mitrakitaNEWS belum mengetahui persoalan perluasan pabrik PT. Jampalan Baru ketika dikonfirmasi persoalan izin PT. Jampalan Baru.

“Ini terkait dengan IMB, saat ini kami belum mengetahui persoalan itu, akan kami tinjau terlebih dahulu ke lapangan,” ujar Badrun.

Kemudian, pada hari Rabu (23/5/2018), Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Asahan melalui bagian informasi ketika ditemui kembali secara langsung oleh MitrakitaNEWS terkait izin PT. Jampalan Baru mengatakan, izin gudang sudah ada namun tidak mengetahui peruntukan gudang tersebut dan tidak menjelaskan secara rinci.

Pihak Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Asahan juga mengatakan akan melakukan peninjauan lokasi terkait izin yang diajukan pada hari Kamis (24/5/2018). (Ridho)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...