Warning: A non-numeric value encountered in /home/u6541325/public_html/mitrakitanews.com/wp-content/plugins/wp-smushit-pro/lib/class-wp-smush.php on line 1880

Gawat, Rokok Tanpa Cukai Beredar di Asahan

529

MITRAKITANEWS.COM,  Asahan – Rokok tanpa dilengkapi pita cukai ditemukan beredar dibeberapa wilayah Kabupaten Asahan. Umumnya, rokok ini menyasar ke warung-warung kecil yang tidak dapat dipantau.

Peredaran rokok illegal ini lebih kepada kurangnya pengawasan dilapangan oleh Bea dan Cukai Tanjungbalai, mengakibatkan Rokok bermerk “luffman” made in under Authority of Leaden USA beredar secara illegal di sejumlah kios di Asahan. Rokok jenis ini disebut illegal karena tanpa dilekati pita cukai selayaknya rokok-rokok yang ada.

Berdasarkan pantauan MitrakitaNEWS dilapangan, peredaran rokok “luffman” sudah cukup lama, namun hanya diedarkan wilayah pinggiran.

Badri, salah seorang pembeli rokok mengatakan, salesman langsung menawarkan ke warung-warung yang ada di kisaran.

“Mereka (salesmen) menjual rokok illegal ini seharga Rp.5000, khususnya daerah piggiran, harganya pun murah kali, makanya sangat mudah laku di pasaran,” ujar Badri kepada MitrakitaNEWS.

Terpisah, saat dikonfirmasi ke pihak Bea dan Cukai Tanjungbalai terkait peredaran rokok illegal tersebut, salah satu pegawai Bea dan Cukai Tanjungbalai, Suwoto, mengatakan bahwa selama ini Bea dan Cukai sudah melakukan penindakan dilapangan terkait rokok ilegal.

“Kami Sudah banyak menangkap pelaku penyeludupan rokok – rokok illegal, ada rokok yang masih belum habis ditangkap, seperti rokok luffman, karena rokok ini adalah rokok kawasan bebas khusus batam. Rokok ini sudah tersebar ke daerah – daerah, seperti Asahan, Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Induk, Batubara dan banyak lagi. Ini di pasarkan ke pelosok- pelosok,” Ujarnya  pada kamis, (24/05/2018).

Suwoto menambahkan, rokok “luffman” ini kalau tertangkap,  mereka tidak dikenakan pidana, karena rokok ini rokok kawasan bebas, hanya untuk di Batam saja, dan ini tidak kena bea cukai, tapi kalau sudah di bawa keluar Batam, mereka harus membayar bea cukai,” tutupnya. (Ridho)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
1
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
2
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...