Meliana Tersangka Kasus Penista Agama Akhirnya Ditahan

10.000

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Setelah 2 tahun bebas, Meliana yang dianggap pemicu terjadinya pembakaran beberapa Vihara dan Kelenteng karena meyinggung umat Islam di Tanjungbalai, akhirnya resmi ditangkap Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungbalai, Rabu,(30/5/2018).

Saat ini tersangka di tahan di Rutan Wanita Kelas I Tanjung Gusta Medan, sebagai tersangka kasus penista agama.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Hardiansyah, mengatakan penahanan tersangka berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai No Print 566/n.2.15/ep.2/ 2018 Tanggal 30 Mei 2018, terhitung mulai 30 Mei s/d 18 Juni 2018.

Surat Kajari itu berdasarkan berdasarkan Fatwa Mahkamah Agung RI No. 87/kma/sk/v/2018 tanggal 07 Mei 2018 perihal penunjukan Pengadilan Negeri (PN) Medan, untuk memeriksa dan memutus perkara pidana atas nama Meliana.

“Begitu Fatwa MA RI turun pada tanggal 7 Mei, kita langsung berkoordinasi tahap II dengan Polres Tanjungbalai, penetapan tersangka dilakukan Satreskrim Polres Tanjungbalai, saati ini sudah dilimpahkan ke PN Medan dan menunggu PN Medan kapan disidangkan,” ucap Hardiansyah.

Penetapan ini juga atas dasar fatwa MUI Prov Sumut No. 001/KF/MUI-SU/I/2017 tgl 24-01-2017, menegaskan ucapan terangka Meliana atas suara yang berasal dari Masjid Al-Maksum merupakan perendahan dan penistaan terhadap Agama Islam.

Hardiansyah mengatakan kenapa baru Tahun ini dilakukan penahan, karena pihaknya menunggu Fatwa Mahkamah Agung mengenai lokasi dilakukanya persidangan.

“Banyak hal yang harus di antisipasi seperti efek sosial dan keamanan, Fatwa MA turun bertepatan dengan kepemimpinan Kajari sekarang, jadi semua hanya masalah waktu saja,” dijelaskan Hardiansyah.

Penistaan Agama yang dilakukan Meliana berawal pada Juli 2016 lalu sekira Pukul 07.00 Wib, tersangka Meliana bertemu dengan saksi Kasini di kedai milik saksi di Jalan Karya Lingkungan I, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Akibat perbuatan meliana tersebut kemudian memicu terjadi aksi pembakaran puluhan klenteng dan vihara di kota tanjungbalai. Belasan orang pun kemudian ditangkap dan diadili dengan dakwaan penjarahan dan pencurian saat terjadinya aksi. (SM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
2
love
Senang
0
haha
Terhibur
1
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
1
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...