Program Siaran “Pagi-Pagi Pasti Happy” di Trans TV Kembali Ditegur KPI

254

MITRAKITANEWS.COM – Program acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” yang ditayangkan Trans TV, kembali di tegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Peringatan ini adalah yang kedua kali bagi acara yang dibawakan oleh Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan kawan-kawan.

Surat Teguran Kedua ini dikeluarkan akibat program siaran “Pagi-Pagi Pasti Happy” yang ditampilkan Trans TV pada Tanggal 31 Mei 2018 itu mengulas kehidupan pribadi Almarhum KH Zainuddin M.Z.

Pada acara tersebut, Uya Kuya dan kawan-kawan mengundang pedangdut Aida Saskia yang sedang terlibat masalah hukum. Tapi para presenter ini merasa kurang puas haya membahas soal itu, melainkan mereka mampu menanyakan kisah masa lalunya bersama Alm. KH Zainuddin MZ.

Uya kuya bersama Kawan-kawannya pun membongkar kembali gosip pelecehan yang sempat ramai pada tahun 2010 lalu antara Aida dan KH Zainuddin MZ. Maka dari itu KPI langsung mengambil sikap tegas melayangkan teguran pada acara “Pagi-Pagi Pasti Happy”.

Dilansir dari situs resmi KPI, ketua KPI pusat, Yuliandre Darwis mengatakan, program siaran tersebut menampilkan perbincangan antara pembawa acara dengan wanita yang menceritakan permasalahan pribadinya dengan Alm. K.H Zainuddin M.Z.

“Kami menilai muatan yang mengumbar aib pribadi tidak dapat ditayangkan. Selain itu salah satu pihak yang dibicarakan sudah meninggal sehingga tidak bisa dilakukan klarifikasi. Padahal ada kewajiban program siaran untuk menghormati hak privasi,” jelas Ketua KPI Pusat.

Tayangan tersebut melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran KPI Tahun 2012 Pasal 13 dan Pasal 14 serta Standar Program Siaran KPI Tahun 2012 Pasal 13 Ayat (1) dan Pasal 15 Ayat (1). “Berdasarkan pelanggaran itulah, KPI Pusat memberikan sanksi administratif teguran tertulis kedua,” kata Yuliandre Darwis.

“Kami meminta Trans TV menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. Kami harap teguran tertulis kedua ini diperhatikan serta dipatuhi sekaligus segera melakukan perbaikan agar tidak terulang kesalahan dan pelanggaran lain terhadap aturan penyiaran,” ujarnya.

Ketua KPI juga mengatakan surat teguran kedua untuk program “Pagi-Pagi Pasti Happy” juga akan ditembuskan ke Presiden RI, DPR RI, Kemenkominfo, Dewan Periklanan Indonesia, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia dan Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia.

Sebelumnya, pada Februari 2018 lalu, acara ini juga pernah mendapatkan teguran dengan nomor 49/K/KPI/31.2/02/2018 tertanggal 1 Februari 2018. (IS/TIM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
2
wow
Terkejut
1
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...