Gara-Gara Sabu di Tukar Gula Batu, Anak Batubara Bunuh Pengedar Sabu

1.021

MITRAKITANEWS.COM, Batubara – Tidak terima dibohongi gara-gara membeli narkotika jenis sabu sabu, namun yang diberi cuma gula batu, Abdul Rahman Alias Ijal (19) warga desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram sampai nekat membantai nyawa pengedar, Indra Syaputra (32) yang juga merupakan teman nyabu nya sendiri.
Kapolsek Labuhan Ruku, AKP Marlindang Harahap saat dikonfirmasi membenarkan pada senin (9/7/2018).

“Ya benar, bermula Pada Minggu (8/7/2018) sekira pukul 20.00 Wib di Dsn. V Ds. Bagan Dalam Kec. Tanjung Tiram, Abdul Rahman alias pelaku berhasrat ingin membeli Sabu-sabu dengan korban seharga Rp. 50.000, setelah pulang kerumah dengan maksud untuk menghisap hasil pembelian itu, saat digunakan ternyata bukan sabu sabu melainkan gula batu,” terang Marlindang menjelaskan.

Masih dalam waktu yang bersamaan, lanjut Kapolsek “Dia pun kemudian berencana membuat perhitungan dengan kembali menjumpai Indra Syahputra alias korban, dengan berbekal tangan kosong sambil memprotes kenapa yang dikasih gula batu, begitu ucapan pelaku terujar di hadapan korban, malah korban yang semakin ikut naik pitam dan sontak memukul muka pelaku,” ungkap Kapolsek meyakini wartawan.

Atas kejadian itu, pelaku semakin tidak terima atas serangan fajar dari korban, di situlah Abdul Rahman (pelaku) mulai berniat membuat perhitungan kepada korban selaku pengedar. Sebuah sundak pari yang sudah diasah korban terjatuh, melihat sundak pari (ekor pari) itu terjatuh dari tangan korban, pelaku merampas dan menusukkannya ke dada korban sebanyak 1 kali sehingga menyebabkan korban meninggal dunia sesaat sampai di Puskesmas Labuhan Ruku.

Karena kondisi korban semakin kritis mendekati sambutan dari malaikat maut, korban akhirnya mendadak dibawa RSU Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar guna kepentingan penyidikan. Jasad Korban langsung dilakukan Otopsi di RSU Dr. Djasamen Saragih.

Sebelumnya, Setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari pihak keluarga, Personil Polsek Labuhan Ruku langsung melakukan penyelidikan selama kurang dari 12 jam, pelaku akhirnya ditangkap pada senin sekira pukul 04.00 (pagi) di rumah salah satu keluarganya di Tanjung Tiram.

“Ketika hendak diamankan tersangka mencoba memberikan perlawanan, sehingga kita pun mengambil tindakan tegas dan terukur,” cetus AKP Marlindang Harahap mengakhiri panggilan Telepon (EvYS)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
1
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
1
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...