Poldasu Libatkan Saksi Ahli Dalam Mengungkap Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun

239

MITRAKITANEWS.COM, Sumatera Utara – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) terus melakukan penyidikan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau toba, Sumatera Utara. Penyidik Poldasu kini meminta keterangan saksi ahli perkapalan.

Dilansir dari fanpage Facebook Polda Sumatera Utara, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan saksi ahli yang diundang dari Universitas Sumatera Utara.

“Saksi ahli yang dihadirkan di Polda Sumut diundang dari Universitas Sumatera Utara (USU),” kata Nainggolan, Sabtu (7/7/2018).

Menurut AKBP MP Nainggolan, kehadiran saksi ahli sangat diperlukan untuk memberi masukan
Serta pertimbangan kepada penyidik Polda Sumut dalam melakukan penyidikan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun.

“Kapal mengalami musibah itu, mengambil korban jiwa hingga mencapai ratusan orang penumpang, hal tersebut yang sedang ditangani oleh Polda Sumut,” ujar Nainggolan.

Ia juga menambahkan, Poldasu akan segera memanggil Kepala Dinas Perhubungan Samosir berinisial NS yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tenggelamnya kapal tersebut.

Sebelumnya, penyidik Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, telah melimpahkan kasus perkara tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun ke Kejaksaan Tinggi Sumut, Senin (2/7/2018).

Perkara yang dilimpahkan itu, atas nama TS nakhoda KM Sinar Bangun, dan KN pegawai honor Dishub Samosir yang menjadi anggota Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Samosir.

Selanjutnya, FP, pegawai negeri sipil Dishub Samosir, dan RD, Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dishub Samosir.

Para tersangka itu dijerat melanggar Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo Pasal 359 KUH Pidana dengan hukuman 10 tahun denda Rp 1,5 miliar.

Kapal kayu yang mengangkut ratusan penumpang itu tenggelam di perairan Danau Toba ketika menuju Pelabuhan Tigaras dari Pelabuhan Simanindo pada Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 Wib.

Sampai saat ini, tercatat 21 orang dinyatakan selamat dan 3 orang meninggal dunia. Sedangkan ratusan penumpang lainnya dinyatakan hilang dan tidak dapat diangkat jenazahnya dari dasar Danau Toba yang memiliki kedalaman lebih dari 450 meter. (TIM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...