Warning: A non-numeric value encountered in /home/u6541325/public_html/mitrakitanews.com/wp-content/plugins/wp-smushit-pro/lib/class-wp-smush.php on line 1880

Ketua Alwasliyah Tanjungbalai : Hormati Keputusan Hukum Atas Kasus Meliana

1.364

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Meliana warga Tanjung Balai, Sumatera Utara dijatuhi vonis 18 Bulan penjara oleh Pengdilan Negeri (PN) Medan karena dinyatakan bersalah melanggar pasal 156a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penistaan agama.

Keputusan itu diambil Majelis Hakim buntut dari sikap Meliana yang memprotes suara adzan di Masjid dekat kediamannya, yang berujung kerusuhan di Kota Tanjungbalai pada Juli, 2016 yang lalu.

Namun beberapa pihak menyesalkan vonis tersebut, dengan menganggap keputusan tidak adil, tidak sesuai dan berlebihan.

Menanggapi itu, Ketua PD Alwasliyah Tanjungbalai Gustami Hasibuan,S.Sos.I mengatakan untuk menghormati dan menaati keputusan PN Medan dan tidak lagi menyalahkan Ormas Islam tertentu dengan menariknya ke berbagai isu yang dapat memeperkeruh suasana di Tanjungbalai yang sudah kondusif.

“Sebagai bangsa yang bermartabat, marilah kita semua menghormati hukum, jangan memperkeruh permasalahan ini karena bisa menggores luka lama yang dapat merusak kesatuan dan persatuan kita,” ungkap Gustami pada Jumat, (24/08).

“Gelombang protes terhadap vonis banyak datang dari pihak luar yang tidak tahu permasalahan yang sebenarnya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bagi yang tidak puas atas keputusan Pengadilan atas putusan terhadap terdakwa, dapat melakukan naik banding sebagai proses dan tahapan yang sah.

“Terima atau tidak ini adalah putusan inkrah sesuai peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia, apapun hasilnya kita serahkan kepada yudikatif dengan tetap mengawal semua tahapan dan proses,” ujarnya.

Ustad dan pengajar di Pondok Pesantren Al Washliyah Gading, Tanjungbalai juga mengatakan penetapan Meliana sebagai tersangka sudah memenuhi asas keadilan ditengah Masyarakat Tanjungbalai.

“Keputusan itu diambil secara transparan dan tanpa intervensi hukum dari siapa pun,” ucapnya mengakhiri. (SM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...