Terjaring OTT Dana BPJS, Polisi Tetapkan Pegawai Puskesmas Tersangka

430

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Polres Tanjungbalai tetapkan ES (38), bendahara BPJS Puskesmas Semula Jadi,Tanjung Balai, sebagaitersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemotongan honor BPJS Kesehatan untuk PNS dijajaran Puskesmas Semula Jadi.

Tersangka tertangkap tangan memotong dana jasa pelayanan BPJS yang sedang dibagikan kepada pegawai Puskesmas di Jalan Putri Malu, Kelurahan Semula Jadi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. padaSelasa (4/9/2018).

Kasat Reskrim AKP B.Siahaanmengatakan OTT ini terjadi di Aula Puskesmas tersebut. OTT dilakukan karena ada pemotongan pungli sebesar 12 persen dari dana jasa pelayanan BPJS yang akan dibagikan kepada 41 orang pegawai.

Pada saat dilakukan penangkapan, 4 orang sudah diberikan dana tersebut, dengan dilakukan pemotongan sebesar 12 persen.

“Saat dilakukan OTT bendahara ES sedang membagikan uang kepada salah satu pegawai sebesar Rp4.912.000, seharusnya pegawai tersebut menerima Rp5.581.349,” ungkap B. Siahaan.

Hasil keterangan ES, bahwa pemotongan dana 12 persen dilakukan atas perintah Kepala Puskesmas semula Jadi berinisial NP (41).

AKP B. Siahaan mengatakan dalam keterangannya mengatakan bahwa setiap pegawai menerima jumlah dana yang berbeda, dana disesuaikan dengan daftar absensi kehadiran, jabatan, masa kerja dan status pendidikan.

Atas kejadian ini, petugas mengumpulkan dokumen yang berkaitan, selanjutnya barang bukti (BB), oknum Bendahara dan Kepala Puskesmas Semula Jadi dibawa ke Polres Tanjungbalai guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini,” ucap B.Siahaan mengakhiri

Dugaan pemotongan dana pelayanan PBJS Kesehatan ini melangar Pasal 12f Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (SM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...