Penembakan Nelayan Kerang Kota Tanjungbalai di Pulau Halang Harus Diusut Tuntas

410

MITRAKITANEWS.COM, Jakarta – Ikatan Pemuda Alumni Lemhannas Sumatera Utara sangat menyayangkan atas insiden penembakan yang terjadi kepada nelayan kerang Kota Tanjungbalai di Pulau Halang, Bagan siapi-api.

Ketua Alumni Pemuda Lemhannas RI Sumatera Utara, Guntur Syahputra Al-Karim meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolda Riau segera mengusut tuntas dan menyidik secara terbuka sumber dan alasan penembakan kepada nelayan kerang Kota Tanjung Balai.

Dalam pesan singkat Whatsapp pada hari Kamis (13/9/2018), Guntur mengungkapkan kepada MitrakitaNEWS, Undang-undang nomor 7 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya ikan dan petambak garam, telah mengatur itu.

“Jadi, lautan Indonesia adalah milik setiap warga negara Indonesia, kecuali negara lain baru itu baru dikatakan pencuri,” tambah Guntur.

Menurut Guntur, instansi terkait harus bersinergi untuk mengungkap kasus ini.

“Saya kira Kementerian Kelautan dan Kepolisian serta TNI AL harus bersinergi menuntaskan hal ini, mengungkap dasar-dasar penembakan dan menghukum tersangka penembakan dengan seberat-beratnya sesuai undang-undang yang berlaku. Sehingga Kementerian Kelautan mengeluarkan Peraturan Menteri yang adil untuk seluruh warga Indonesia terkhusus kepada nelayan tradisional,” tutup Guntur. (AdyP)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
1
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
1
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...