Ngaku Khilaf, Ayah Tega Mencabuli Anak Kandungnya

123

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Orangtua yang satu ini tak pantas dijadikan suri tauladan bagi keluarganya. Sebab, ia semestinya harus menjaga dan melindungi puterinya, malah merusak masa depannya.

Betapa tidak, berdalih khilaf, AH Sinaga warga Jalan Nusa Indah III, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai tega melakukan perbuatan cabul pada anak kandungnya sendiri, VS (9), berkali-kali. Hal itu disampaikan Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja Sik, Minggu (25/11/2018) di Mapolres Asahan ketika press release.

Kapolres mengatakan, pertama kali perbuatan itu dilakukan pada bulan Agustus tahun 2016 di rumah kontrakan tersangka. “Tersangka sudah berulang kali melakukan perbuatan cabul pada bulan Agustus tahun 2016, sebanyak 6 kali dan kejadian terakhir pada tanggal 26 Oktober tahun 2018 ini terungkap setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta setelah pelaku diamankan,” ujar Kapolres Asahan.

Dikatakan Kapolres, dimana kronologis kejadiannya, pada jumat 26 Oktober 2018 sekitar pukul 22.00 Wib tersangka bersama istri pulang kerumah setelah selesai minum tuak di warung bermarga Sirait. Selanjutnya tersangka bersama istri melakukan persetubuhan atau hubungan suami istri di dalam kamar tersangka. Setealah selesai melakukan persetubuhan atau hubungan suami istri lalu istri tersangka tidur didalam kamar, namun tersangka pergi kekamar mandi dan beberapa saat kemudian tersangka keluar dari kamar mandi, lalu melihat VS sedang tidur di ruang tamu bersama dengan abang dan adiknya.

Kemudian tersangka mengendong VS serta menciumi bibir VS, setelah itu tersangka membaringkan VS di tempat tidur lalu tersangka menurunkan celana dan pakaian dalam VS kemudian tersangka meraba-raba bagian kemaluan VS dengan menggunakan tangan kanannya. Akan tetapi tersangka tidak menyadari bahwa istrinya terbangun dari tidurnya dan keluar dari kamar dan memergoki tersangka yang dalam keadaan bugil sedang memegangi kemaluan VS. Kemudian istri tersangka bertengkar dengan tersangka dan selanjutnya istri tersangka pada hari Kamis 15 November 2018 melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Asahan.

Dengan adanya laporan istri tersangka ke Mapolres Asahan,kemudian personil Sat Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dimana pada hari Rabu 21 November 2018 penyidik mendapat informasi bahwa tersangka sudah pulang dari melaut. Selanjutnya sekira pukul 22.00 Wib personil Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka dan langsung mengamankan tersangka di Mapolres Asahan.

“Hasil dari pemeriksaan tersangka, kemudian tersangka menagkui perbuatannya dan menyesali perbuatannya. Selanjutnya tersangka disangkakan melanggar pasal 82 ayat (1) jo pasal 76E dari UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perbuatan atas UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak JO pasal 64 ayat (1) dari K.U,H.Pidana dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun di tambah 1/3 karena pelakunya orang tua kandung korban,” ungkap Kapolres. Ditambahkan Kapolres, dimana tersangka saat ini telah dilakukan penahan selanjutnya berkas perkara akan dikirim ke JPU. (cup)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...