Beredarnya Isu OTT Mahasiswa, Ketua PMII Asahan Angkat Bicara

207

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Pengurus cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia PMII Kab Asahan melakukan Konferensi Pers terbatas di sekretariat PC PMII Asahan jalan Marah Rusli Kel Selawan Kec Kisaran Timur 11 Januari 2018. Hal ini dilakukan PMII Asahan dikarenakan beredarnya isu terkait OTT mahasiswa.

Konferensi pers tersebut dihadiri ketua PMII Kab Asahan Adlin Panjaitan, didampingi Sekretaris Rudi Warsito Saragih dan Ketua Kopri Ade Sartika serta BPH lainnya.

Dalam konfrensi pers tersebut, Ketua PMII Asahan mengatakan, telah mendengar informasi bahwa adanya salah seorang mahasiswa di Asahan terjaring OTT terkait dugaan pemerasan. Adlin juga membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan salah satu pengurus PMII.

“Benar bahwa oknum mahasiswa tersebut merupakan pengurus PMII. Namun perlu di garis bawahi bahwa secara lembaga, PMII tidak ada agenda untuk Giat unjuk rasa, dan setelah di cek, dia bergerak mengunakan organisasi diluar PMII, artinya bukan cara PMII yang bergerak sendiri-sendiri.

Adlin juga menegaskan, akan melakukan pembinaan dan evaluasi kepada seluruh pengurus cabang dan komisariat PMII serta kader maupun anggota PMII yg berurusan dengan hukum.

“Kami tidak mengintervensi bahwa PMII kebal hukum,” tegasnya.

Namun dia berharap kepada Kapolres Asahan agar mengedepankan persoalan ini dengan jalur kekeluargaan.

“Kami melihat mahasiswa tersebut baru semester awal, tentu itu masih sangatlah panjang. Dengan isu seperti ini pasti sudah membuat efek jera,” ujarnya.

Adlin juga meminta kepada seluruh mahasiswa untuk tetap terus menjadi agent of change, dan selalu bersikap bijak serta berfikir kritis demi cita-cita kemerdekaan Indonesia.

“Hal seperti ini jadikan suatu pembelajaran berharga buat kita di kalangan mahasiswa. Dan yang terpenting ialah menyadarkan kita bahwa hal seperti ini adalah suatu perbuatan yang tidak etis di kalangan mahasiswa,” lanjutnya.

Sebelum mengakhiri, adlin mengatakan PC PMII Asahan akan membuat rapat terbatas untuk mengkaji ulang apakah benar ada dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Agama Kabupaten Asahan. (TIM)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
1
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...