Beladiri, Jadi Prioritas Polres Labuhanbatu Jaga Kebugaran Jasmani

469

 

MitrakitaNews | Labuhanbatu ,- Semenjak tongkat komando Mapolres Labuhanbatu dipimpin AKBP Anhar Arlia Rangkuti, olahraga jenis bela diri menjadi salah satu program untuk menjadikan personel lebih memiliki pertahanan fisik dalam menjalankan tugasnya sehari hari.

AKBP Anhar Arlia Rangkuti, kepada awak media menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani personel dan berharap personel dapat hindari pelanggaran HAM dalam bertugas.

“Ada 9 personel khusus yang dilatih dan diambil dari personel masing-masing Polsek yang masih energik dan sudah mengikuti berbagai ujian tahapan kesehatan fisik dan mental,” ujar Kapolres, Sabtu (19/2/2022) di Gedung Serbaguna Polres Labuhanbatu.

Adapun personel yang ikut serta dalam pelatihan olahraga bela diri ini diperuntukkan hanya berpangkat Bripda dan Briptu.

Menurut Kapolres, beladiri Polri sendiri merupakan perpaduan berbagai bela diri seperti Silat, Taekwondo, Tarung Derajat dan lainnya sesuai dengan kebutuhan anggota Polri.

“Selain tangan kosong, mereka juga dibekali dengan tongkat, dan borgol. Penguasaan jurus beladiri tersebut menjadi hal yang diwajibkan bagi anggota polisi di manapun posisinya ditugaskan,” ujar Kapolres.

Latihan bela diri tersebut dilakukan secara rutin oleh pelatih khusus yang telah ditunjuk dan memiliki keterampilan di bidang beladiri Polri.

Dengan bekal bela diri yang dimiliki, ada unsur kepercayaan diri yang dibangun kepada setiap anggota Polri ketika harus berhadapan dengan para pelaku tindak kejahatan maupun pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Pada dasarnya, sambung Kapolres, setiap personel Polri telah dibekali teknik kemampuan beladiri saat mereka ditempah atau dibentuk dalam proses pendidikan pertama kepolisian maupun lanjutan di lembaga pendidikan Polri, baik lulusan Akademi Kepolisian, sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) maupun SPN, Sepolwan dan SETA, bahkan ketika sedang dalam pendidikan lainnya maupun pendidikan kejuruan.

“Bela diri ini bukan untuk gagah-gagahan, namun bekal awal dalam melindungi diri sendiri maupun masyarakat,” tambahnya. (Doday Gultom)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...