Struk Pembayaran Listrik Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan di Kamar Hotel Medan

9.496

MitrakitaNEWS | Medan – Pembunuh pria di kamar Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan ditangkap polisi.

Tersangka ASS alias Agung, warga Jalan Sei Bangkatan, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai diringkus petugas gabungan Jahtranras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut dan Polrestabes Medan setelah dikejar ke Aceh.

Sedangkan korban pembunuhan dimaksud ialah Beny Sinambela.

“Tersangka saki hati, dikarenakan korban mencium, memegang perut dan alat kelamin serta memeluk tersangka di depan umum,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, tersangka juga sakit hati terhadap korban karena sempat dijanjikan diberikan uang Rp300 ribu setelah berhubungan intim.

“Korban juga menjanjikan uang sebesar Rp300 ribu kepada tersangka setelah tersangka dan korban berhubungan. Tetapi korban tidak menepatinya,” jelas Hadi.

Kemudian, Juru Bicara Polda Sumut ini menerangkan, saat itu, muncul niat Agung untuk menghabisi nyawa korban.

“Tersangka memasukan parang ke tas dan dibawa ke hotel saat korban mengajak berhubungan. Kemudian tersangka mengeluarkan parang dan menikam bagian perut sebanyak satu kali dan kepala korban 10 kali,” terangnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, sebut Hadi, tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan akhirnya mendapatkan identitas pelaku.

“Berdasarkan hasil penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kita mendapatkan nota/struk pembayaran listrik/token. Dari sinilah kita mengetahui identitasnya,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Hadi, petugas mendatangi rumah ke pemilik nama struk token itu.
Dari sini, ungkap Hadi, saksi menyebutkan kalau tersangka lari ke daerah Aceh.

“Akhirnya, tim gabungan berhasil menangkap pelaku dari daerah Kabupaten Singkil Aceh. Barang bukti yang kita sita, parang, pakaian, buku tabungan, mobil korban dan struk token,” pungkasnya.

Sementara itu, Agung sendiri mengakui perbuatannya yang didasari sakit hati terhadap korban karena dipegang oleh tersangka di depan umum.

“Saya dipegang-pegang depan umum,” terangnya.

Sebelumnya, peristiwa naas yang dialami korban terjadi di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting, Medan. Saat itu, jasad korban ditemukan dengan kondisi usus terburai pada hari Sabtu (9/10/2021) pekan lalu. (rks)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...