Masyarakat Asahan Kaget, Siang Bolong Ada Dukun dan Pocong di Irian Mall Kisaran

615

MitrakitaNews | Asahan – Pengunjung Irian Mall Kisaran dikagetkan penampakan pocong di siang bolong tepat di pintu masuk Pasar Swalayan itu pada hari Jumat (3/6/2022). Selain pocong, terlihat juga seorang dukun yang sedang beraksi seolah-olah sedang mengusir ‘setan’.

Ternyata, pocong dan dukun tersebut merupakan bentuk aksi protes mahasiswa terhadap Mall yang ada di Kota Kisaran itu. Puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Irian Mall Kisaran yang diduga membangun Mall tersebut ‘memakan’ badan jalan sehingga Jalan Imam Bonjol Kisaran sering terjadi kemacetan.

Dalam aksi unjuk rasa yang disampaikan oleh Nanda Erlangga, penampilan horor yang menyeramkan ini merupakan filosofi bahwa matinya keadilan di Kabupaten Asahan. Dimana saat ini pengusaha besar diberikan kebebesan dalam melanggar aturan.

“Pengusaha Irian market sudah semena-menanya melanggar aturan dengan mendirikan usaha memakan badan jalan Imam Bonjol dan keluar masuknya pintu Mall tersebut yang dinilai tidak beraturan itu lah yang menyebabkan kemacetan terjadi,” terang Nanda Erlangga kepada MitrakitaNEWS.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Asahan hanya berani kepada pedagang kecil yang berjualan namun tidak dengan Pengusaha besar yang sudah memakan badan jalan. Padahal, lanjut Nanda, ada perda yang mengatur tentang rusa jalan.

“Kami menduga bahwa Pemkab Asahan adanya terima upeti atau main mata dengan pengusaha sehingga bangunan Irian market ini tidak tersentuh hukum,” cetus Nanda Erlangga dalam orasi.

Aksi unik tersebut mengundang keramaian warga, sehingga banyak masyarakat yang sedang belanja di Mall Kota Kisaran itu keluar melihat yang sedang berorasi berpenampilan unik. Sempat terjadi saling tolak-tolakan dengan pihak Kepolisian serta satpam, namun aksi tetap berjalan dengan damai.

Masa yang tergabung dalam Barisan Indonesia Mandiri Asahan (BIMA) itu juga mendesak agar pihak Irian Mall Kisaran dan Pemkab Asahan segera bongkar bangunan Irian Market yang sudah memakan badan jalan. Jika hal tersebut tidak dilakukan, mahasiswa mendesak agar Irian Mall Kisaran segera ditutup.

“Tutup Irian market kisaran yang diduga semena-menanya melanggar aturan hukum,” jelas orator.

Sementara itu, Manager Irian Mall, Imran, mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini akan disampaikan pada pimpinan tertinggi dan kebetulan tidak berada di Kisaran. Namun jawaban dari tuntutan masyarakat akan diumumkan pada Selasa 7 Juni 2022.

“Selasa pimpinan kami tiba di Asahan, nanti kami sampaikan keluh kesah masyarakat,” jelas Imran dan langsung meninggalkan para pendemo. (Red)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...