Diduga Terlalu Bebas Jual BBM Pakai Jerigen, Aktivis Asahan Akan Laporkan SPBU Mandoge

109

MitrakitaNEWS | Asahan – Ketua Umum Gerakan Anak Sumatera Anti Kedzaliman (GASAK) Dicky Erianda dan Ketua Umum Gerakan Pemuda Buntu Pane Mandoge Tinggi Raja Setia Janji (GP BUMATIS) Ilham Juanda akan melaporkan pemilik SPBU Mandoge, Kabupaten Asahan. Pasalnya, SPBU yang terletak di Jalan Besar BP Mandoge itu diduga secara terang-terangan memperbolehkan penjualan BBM subsidi dengan jerigen.

“Setelah ada aduan tersebut kami langsung melakukan investigasi ke lokasi dan sesuai laporan masyarakat kami mendapatkan bukti yang kuat bahwa terlihat ada pengisian minyak menggunakan jerigen di SPBU Mandoge,” jelas Dicky Erianda dalam keterangan persnya bersama Ilham Juanda, Kamis(4/8/2022).

Diungkapkan Dicky Erianda juga, GASAK bersama rekannya dari GP BUMATIS akan melaporkan hal tersebut ke Polda Sumatera Utara (Poldasu) agar melakukan tindakan hukum kepada pihak SPBU Mandoge atas dugaan pelanggaran aturan yang berlaku.

“Dalam waktu dekat kami akan ke Polda Sumatera Utara untuk menindaklanjuti hal ini karena diduga kuat ini penyebab minyak menjadi langka dan membuat banyaknya nanti mafia minyak di Asahan jika hal ini didiami,” bebernya.

Sementara itu Ilham Juanda mengatakan bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bersubsidi tidak diperbolehkan dijual dengan menggunakan jerigen. Ditambah lagi, kata Ilham, hal tersebut dikuatkan dengan surat edaran Gubernur Sumatera Utara tanggal 23 Maret 2022, Nomor 541 /3268 dan Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tentang penyaluran Bahan Bakar Minyak Bio Solar dan Pertalite yaitu larangan menggunakan jerigen. (Red)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...