Demokrat Tolak Kenaikan BBM, Sebut Pemerintah Terkesan ‘Peras’ Rakyat Kecil

381

MitrakitaNEWS | Asahan – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Asahan Irwansyah Siagian secara tegas menolak kebijakan Pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara tinggi. Pasalnya, saat ini harga minyak dunia sudah turun, sehingga menjadi pertanyaan besar kenapa Pemerintah Indonesia malah menaikan harga BBM.

“Sudah tahu BBM ini kebutuhan masyarakat dan ini berdampak dengan kenaikan bahan pokok lain,” kata Irwansyah Siagian dalam keterangan persnya, Selasa (6/9/2022).

Baginya, Pemerintah termasuk cepat dan dinilai tidak membuat suatu pertimbangan kuat dalam mengambil langkah menaikan BBM. Menurut Irwansyah Siagian, seharusnya harga BBM itu turun dan subsidi yang disediakan harus bermanfaat.

“Di zaman pak SBY Pemerintah itu perlu pertimbangan tinggi untuk menaikan BBM sebab Demokrat selalu memikirkan dampak dari kenaikan BBM. Dan pada saat kenaikan harga BBM di zaman pak SBY, ada itu partai oposisi yang menolak sampai buat drama menangis menolak kenaikan BBM, padahal naiknya hanya beberapa perak saja,” sindir Irwansyah Siagian dengan tegas.

Ia juga menyarankan agar Pemerintah tidak melakukan hal hal yang tidak penting yaitu persiapan Ibu Kota Negara, Pelabuhan dan lain-lainnya yang mana hal tersebut hanya mementingkan elit menengah ke atas.

“Seharusnya Pemerintah itu lebih mengutamakan rakyat yang dibawah,” bebernya.

Disampaikannya lagi bahwa Demokrat akan selalu menyuarakan dengan penolakan kenaikan BBM demi kesejahteraan rakyat.

“Jika Demokrat nanti dipercayakan Rakyat untuk memimpin kembali, maka kita akan stabilkan lagi kembali ekonomi rakyat dan tentunya kesejahteraan Rakyat prioritas Demokrat,” ucapnya. (D. Erianda)

Berita Terkait