GASAK Ingatkan Pemkab Asahan Jaga Keamanan Data Masyarakat

305

MitrakitaNEWS | Asahan – Gerakan Anak Sumatera Anti Kedzoliman (GASAK) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan agar menjaga keamanan data masyarakat Asahan. Sebab, saat ini Indonesia mendapat serangan hacker yang bernama ‘Bjorka’.

Tak tanggung-tanggung, dikabarkan ‘Bjorka’ berhasil membobol situs vital Pemerintah Indonesia, bahkan sampai data pribadi milik beberapa pejabat pun berhasil diretas oleh hacker yang saat ini masih dalam pelacakan Pemerintah.

“Ini menandakan bahwa situs keamanan data Indonesia sangat lemah, sehingga bisa disusupi oleh hacker. Tentunya ini sangat berbahaya jika data pribadi warga Indonesia bisa dikuasai oleh pihak lain,” ujar ketua GASAK, Dicky Erianda kepada MitrakitaNEWS, Senin (12/09/2022).

Dicky Erianda juga mengingatkan agar Pemkab Asahan tetap siaga dalam menjaga keamanan aset digital lainnya milik Asahan. Sebab kata Dicky Erianda, jika terjadi peretasan, maka sangat disayangkan jika hal ini terjadi dan berakibat masyarakat merasa tidak nyaman.

“Jangan sampai aset digital milik Pemkab Asahan di dzolimi oleh peretas, dan jangan pula Pemkab Asahan abai akan hal ini dimana dipercayakan masyarakat untuk menjaga data pribadinya,” tegas Dicky.

Dikatakannya lagi, dia juga meminta Diskominfo Asahan yang bertanggung jawab terhadap aset digital di Asahan untuk menggunakan segala upaya menjaga data-data tersebut.

“Lakukan segala upaya, jaga data-data itu. Pastinya ada biaya perawatan ataupun maintenance di Diskominfo, manfaatkan itu sebaik-baiknya. Kami lihat di SiRUP LKPP ada biaya pemeliharaan, jadikan itu sebagai penjaga keamanan data. Jangan judul itu hanya sebagai pajangan saja,” tegasnya.

Terpisah, Kabid Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Asahan, A. Tanjung ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi agar tidak terjadinya pembobolan data Asahan.

“Dan kita tidak tahu apa motif si pelaku untuk melakukan ini, yang pastinya kita upayakan bahwa keamanan Kominfo Asahan tidak bisa diganggu demi kenyamanan kita masyarakat Asahan,” ujarnya. (Red)