Polres Labuhanbatu Ringkus Empat Bandar Narkoba Jaringan Aceh

78

MitrakitaNEWS | Labuhanbatu – Empat bandar narkoba berjenis sabu jaringan Aceh – Rantauprapat berhasil diamankan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK, melalui Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Murniati, SH Minggu ( 21/11/2021), kepada wartawan mengatakan adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam penangkapan tersebut sebesar 300 gram sabu.

“Penangkapan ke empat tersangka itu diawali dengan ditangkapnya Edi alias Atut ( 43 ) Warga Jalan Diponegoro Rantauprapat bersama dengan Surya Angga Pradana alias Anggi ( 21 ) Warga Desa Sei Sentosa Panai Hulu. Saat kedua tersangka sedang mengendarai satu unit mobil melintas di Jalan Baru By Pass Rantauprapat pada Senin 15 November 2021 lalu,” jelas AKP Murniati

Dari kedua tersangka disita barang bukti berupa sabu seberat 300 gram brutto lebih lebih yang disimpan di dalam tiga plastik klip di dalam mobil.

Kedua tersangka diinterogasi. Dari keterangan keduanya mengatakan sabu akan diedarkan di daerah Ajamu yang disuruh oleh Kotek, warga Kota Rantauprapat.

Dijelaskan Kasubag Humas, Kotek merupakan target sasaran langsung. Dia kemudian berhasil ditangkap dirumahnya di Jalan Sirandorung Rantauprapat, dan pada saat penangkapan Kotek, dirumahnya turut di amankan juga seorang warga Aceh bernama Er Mahdi alias Madi (37).

Selanjutnya dilakukan pengembangan selama 5 hari di Kuala Simpang dengan menggeledah rumah tersangka Madi dan dari rumahnya ditemukan satu unit timbangan elektrik dan puluhan plastik klip untuk membungkus berat satu ons.

“Dari keterangan Madi selanjutnya dilakukan pengembangan di Aceh mencari laki laki berinisial J namun tidak berhasil ditemukan sehingga team baru tadi pagi tiba dari Kuala Simpang Aceh,” jelas AKP Murniati.

Diketahui Kotek dan Madi adalah residivis kasus narkotika, dimana Madi pernah ditangkap di Polrestabes Medan selesai menjalani hukuman tahun 2019 dan Kotek ditangkap Polres Tebing tinggi selesai menjalani hukuman tahun 2017

Anggi mengakui bahwa selama kurun waktu tiga bulan dia yang menjadi kurir membagikan sabu untuk diedarkan di Desa Ajamu dan sudah 2 kali meloloskan sabu untuk diedarkan, pertama sebanyak 30 Gram dan kedua 50 Gram. (Dodi Gultom)

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?
like
Bangga
0
love
Senang
0
haha
Terhibur
0
wow
Terkejut
0
sad
Sedih
0
angry
Marah
0
Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...