BNN Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika

285

MITRAKITANEWS.COM, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika di lapangan Parkir Gedung BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2020).

Barang bukti tersebut didapat dari hasil pengungkapan empat kasus narkotika. Total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 71.070,7 gram sabu dan 234 gram ganja.

Kasus pertama yang diungkap BNN adalah peredaran ganja yang terjadi di Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Pada, Sabtu (13/7/2020) BNN mengamankan seorang tersangka berinisial RK, dan ditemukan 205 gram ganja dari tangan tersangka, lalu RK mengaku membelinya kepada DPO melalui akun DRUSGNET01 di Instagram.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada, Sabtu (13/7/2020), Bea Cukai bersama dengan BNN berhasil mengungkap kasus penyelundupan 32,1 Kg sabu dan tim mengamankan dua orang tersangka berinisial MY dan RS di tengah perairan Selinsing, Dumai, Provinsi Riau.

Diketahui penyelundupan tersebut dilakukan dari Malaysia menuju Bagansiapiapi dengan cara dilempar menggunakan kapan nelayan, dan diedarkan di kawasan Pekanbaru.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Kemudian BNN berhasil menggerebek sebuah rumah kos dan mengamankan seorang tersangka berinisial ME di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Setelah ME menerima paket kiriman tersebut berisi keripik singkong. Namun pada sisi stiker yang menempel di kemasan, terdapat plastik klip berisi 4 lembar narkotika jenis LSD. Kemudian tim menemukan barang bukti lainnya berupa 2 butir MDMA dan 29 gram ganja kering. Atas perbuatannya, ME dijerat Pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Berdasarkan informasi bahwa akan ada penyelundupan narkotika dari Penang, Malaysia menuju perairan Kuala Raja, Aceh. Bea Cukai bersama BNN langsung lakukan penangkapan di depan lapangan parkir salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Medan, Sumatera Utara.

Saat itu tim berhasil mengamankan tersangka berinisial MU dan MA dengan barang bukti 29 bungkus sabu didalam mobil milik kedua tersangka. Setelah dilakukan pengembangan, tim gabungan berhasil amankan dua orang tersangka berinisial AH dan HE, dengan barang bukti 8 bungkus sabu.

Total barang bukti yang berhasil diamankan seberat 38.934 Gram Sabu. Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Deputi BNN Bidang Pemberantasan Irjen Pol (Purn), Arman Depari menyampaikan,
Bahwa ternyata sekarang ini banyak sekali pemesanan penyalahgunaan ganja dan membeli lewat media daring. “Oleh karena itu ini menjadi fokus perhatian kita terutama di jalur perbatasan agar barang ini dapat kita hentikan,” kata Arman Depari diakhir pemusnahan barang bukti. (Ridho Fadilla)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!