Bupati Asahan Bersama Forkopimda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas

91

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Untuk memastikan kegiatan vaksinasi Covid-19 berjalan dengan baik, Bupati Asahan H.Surya bersama Forkopimda turun langsung meninjau proses pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Mutiara, Puskesmas Gambir Baru dan Puskesmas Sidodadi, Senin (5/04/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bupati berpesan agar warga yang telah di vaksin tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Ingat kita semua jangan lalai terhadap protokol kesehatan, biarpun telah divaksin kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Bupati.
Beliau mengatakan vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk bangkit dari pandemi yang sudah terjadi selama satu tahun di Indonesia termasuk di Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan menjelaskan pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat luar biasa karena tidak hanya mempengaruhi bidang kesehatan saja, tetapi juga pada semua aspek kehidupan.

Diakhir penyampaiannya, Bupati berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya, agar pandemi Covid-19 yang melanda negara kita tercinta ini khususnya di Kabupaten Asahan dapat segera teratasi.

loading...

Secara terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan sasaran vaksinasi Covid-19 Tahun 2021 Kabupaten Asahan sebanyak 111.095 yang terdiri dari tenaga kesehatan 2.220, pelayan publik 44.102, lansia (>60 Th) 64.773.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan untuk tahap I tenaga kesehatan dari 2.220 nakes yang ada sudah selesai melaksanakan vaksinasi dosis I dan dosis II artinya sudah 100 %, sedangkan untuk tahap 2 termin I pelayan publik termasuk TNI/Polri dari jumlah 400 vial (multidose) untuk diberikan kepada 2000 orang telah selesai dilaksanakan untuk dosis I (100%) sedangkan untuk dosis II masih berlanjut, diharapkan dalam waktu dekat sudah selesai.

Sedangkan untuk tahap II termin II diterima 600 vial (multidose) untuk diberikan kepada 3000 orang yang terdiri dari 2800 pelayan publik dan 200 untuk lansia, dari jumlah 2800 pelayanan publik sudah diberikan dosis I sebanyak 2.053 orang (60%) sedangkan dari jumlah 200 lansia sudah diberikan dosis I sebanyak 127 orang, diharapkan dalam waktu dekat tahap II termin II dapat selesai.

Rahmat Hidayat juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat dilaksanakan. (D. Erianda)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!