Gara-Gara Shabu, Abang Beradik Langsung Menginap di Polres Tanjungbalai

607

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Awalnya, hanya Nanda Dwiki Alhafiz alias Diki (21), warga Jalan Mahoni Blok D, Lingkungan IX, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai ini yang ditangkap personil Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai karena memiliki 1 (satu) bungkus plastik klip transparan berisi Narkotika jenis shabu dengan berat kotor 1,40 (satu koma empat puluh) gram. Akan tetapi, karena pengakuannya, abangnya bernama Candra Pratama Alkarni alias Ican (24) ikut terseret dan akhirnya digelandang juga ke Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira yang dihubungi melalui Kasubbag Humas, IPTU AD Panjaitan, Senin (29/3/2021) mengatakan, penangkapan terhadap kedua orang abang beradik tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Berdasarkan informasi tersebut, pada hari Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 15.15 Wib personil Sat Res Narkoba berhasil menangkap tersangka Nanda Dwiki Alhafiz alias Diki (21) dari kawasan Jalan Mahoni, Lingkungan IX, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai dengan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip transparan yang berisi diduga Narkotika jenis shabu-shabu.

Baca Juga :
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Tempat Pengolahan Ikan Asin di Teluk Nibung Resahkan Warga

“Kepada petugas, tersangka Nanda Dwiki Alhafiz alias Diki (21) mengaku sebagai pemilik dari barang bukti tersebut yang diperolehnya dari abangnya bernama Candra Pratama Alkarni alias Ican (24). Selanjutnya, pada saat itu juga sekitar pukul 15.45 Wib, petugas berhasil menangkap tersangka Candra Pratama Alkarni alias Ican (24) dari kediaman mereka di Jalan Mahoni Blok D, Lingkungan IX, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai,” ujar IPTU AD Panjaitan.

loading...

Dilanjutkan IPTU AD Panjaitan, saat dilakukan penggeledahan dari rumah tersangka, petugas kembali berhasil menemukan barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip transpran berisi Narkotika jenis shabu-shabu dan 5 lembar bungkusan plastik klip transparan kosong dari dalam 1 buah dompet warna cokelat yang dikantongi tersangka di dalam saku sebelah kiri dari celana pendek yang saat itu sedang di pakainya.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya itu serta keperluan penyelidikan lebih lanjut, kedua orang abang beradik tersebut berikut dengan barang buktinya, langsung digelandang ke Mako Polres Tanjungbalai,” Kata IPTU AD Panjaitan.

Baca Juga :
Kembali, Puluhan Anak Disabilitas di Tanjungbalai Terima Bantuan

Adapun barang bukti yang diamankan dari kedua orang abang beradik itu adalah adalah 1 bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis shabu-shabu dengan berat kotor 1,40 (satu koma empat puluh) gram, 2 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis shabu-shabu denga berat kotor 0,31 ( nol koma tiga pluh satu) gram, 1 unit sepeda motor merk honda Scopy warna hitam merah BK 9063 XAN, 1 buah handphone merk Nokia warna hitam, 1 (satu)  buah dompet warna cokelat, 5 (lima) bungkus plastik klip transparan kosong, 1 (satu)  lembar tisu warna putih, 1 (satu) bungkus plastik makanan kosong merk Roma Malkist, 1 (satu) potong celana pendek warna abu abu, dan 1 (satu) potong plastik warna orange.

Menurut Panjaitan, kedua orang abang beradik itu akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Yunto Pasal 132 ayat (1) UU.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 hingga 20 tahun kurungan atau penjara. (sui)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!