GARI-SU Minta Polres Asahan Transparan Ungkap Penangkapan Barang Bukti Narkoba Di Bagan Asahan

526

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam Generasi Aktivis Reformasi Sumatera Utara (GARI-SU) memberikan apresiasi setinggi tingginya dan mendesak Kapolres Asahan ungkap aktor intelektual atas kasus penangkapan puluhan paket diduga berisi narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di perairan Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai, Rabu (14/04/21) sekira pukul 09.00 WIB.

Ketua umum GARI-SU, Rudy Bakti memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan Kapolres dan personil Sat Narkoba Polres Asahan dibantu Sat Pol Airud Polres Asahan dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Kabupaten Asahan, namun dirinya meminta kepada Kapolres Asahan agar menegakkan supremasi hukum dengan cara yang transparan demi terciptanya Asahan yang bersih dari bahaya Narkotika.

“Kami mendesak agar Kapolres Asahan dapat mengungkap dalang intelektual pelaku kepemilikan barang haram yang merusak generasi bangsa tersebut, dalam hal ini kami minta Kapolres Asahan untuk segera melakukan press release agar masyarakat luas mengetahui kinerja positif yang dilakukan Polres Asahan,” ujar Rudy saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kamis (15/4)

Baca Juga :
Nodai Gadis 15 Tahun, Oknum Guru ini Digelandang ke Polres Asahan

Lebih lanjut, Rudy mengatakan bahwa GARI-SU akan terus mengawal kasus ini dan mendukung Kapolres Asahan dalam menindak para pelaku peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Asahan.

loading...

“Kami akan ikuti kasus ini, sebagaimana ini merupakan langkah penyelamatan generasi bangsa dari bahaya narkoba, saya juga mengajak masyarakat agar mengawasi perkembangan kasus ini, sebab kita tidak menginginkan asumsi negatif oleh masyarakat terhadap Polres Asahan,” terang Rudy

Sebelumnya diketahui dilansir dari media online taslabnews.com bahwa Puluhan paket diduga berisi narkoba jenis sabu dan pil ekstasi berhasil diamankan oleh sejumlah pria berpakaian sipil, yang diduga personil Sat Narkoba Polres Asahan dibantu Sat Pol Airud Polres Asahan dari sampan kecil, Rabu (14/04/21) sekira pukul 09.00 WIB.

Sedangkan dua pria yang awalnya berada dalam sampan tersebut berhasil melarikan diri, saat didekati di satu lokasi yang dikenal warga dengan sebutan tambatan Ucok Ketam, Dane, Desa Bagan Asahan Kabupaten Asahan.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya sampan kecil tersebut telah diintai dan dibuntuti mulai dari perairan Bagan Asahan. Namun kapal milik SatPol Airud Polres Asahan tiba-tiba mogok.

“Tiba-tiba mogok. Gak berapa lama bisa jalan lagi. Pas didekati, ternyata dua orang yang awalnya di sampan sudah kabur, tinggalkan bungkusan besar berwarna biru. Kuat dugaan isinya sabu dan ekstasi kstasi. Bungkusannya sudah dibawa polisi. Kalo sampannya dibawa ke Pos Airud bang,” ucap Sumber, yang minta namanya disembunyikan.

Baca Juga : Polisi Belum Tetapkan Tersangka Terkait Tewasnya Wanita Cantik Saat Dugem

“Orang Polres Asahan. Di gudang si Ucok. Pas naik ke sampan, bahan (sabu,red). Adalah sekitar 50 (Kilogram). Gak ada (pelaku yang diamankan),” aku Awit, saksi mata lainnya.

Hingga berita ini dikirimkan, belum diperoleh keterangan dari Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto maupun Kasat Narkoba. Konfirmasi yang dikirimkan kru media, belum mendapat jawaban. (A. Chandra)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!