Gubernur Sumut Serahkan Bantuan Bahan Bangunan dan Sembako Untuk Korban Bencana Alam Taput

889

MITRAKITANEWS.COM, Tarutung – Untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan bantuan bahan material bangunan dan sembako. Diharapkan korban bencana alam bisa pulih lebih cepat, terutama secara psikis.

Usai memberikan bantuan, Edy Rahmayadi mengungkapkan, setidaknya ada 3 bencana alam yang melanda Kabupaten Taput.

“Kalau tidak salah di tahun 2020 ada tiga atau empat kali terjadi angin puting beliung di sini, merusak puluhan rumah dan ada juga tanah longsor yang menelan korban jiwa. Jadi, pada kesempatan ini kita memberikan bantuan agar korban bencana lebih ringan bebannya dan cepat pulih terutama secara psikis,” kata Edy Rahmayadi usai memberikan bantuan secara simbolis kepada 5 perwakilan korban bencana di lapangan Tangsi Tarutung, Taput, Selasa (5/1/2021).

Mantan Pangdam I/Bukit Barisan pada tahun 2015 itu juga berharap agar masyarakat tetap waspada akan bencana alam di awal tahun 2021. Karena, menurutnya cuaca di Sumut saat ini masih kurang bersahabat.

“Saya harap masyarakat, pemerintah, TNI, Polri waspada dan siaga karena cuaca saat ini masih belum bersahabat, curah hujan masih tinggi walau kita sudah memasuki tahun 2021. Kita tidak mengharapkan, tetapi kita wajib bersiap,” tegas Edy yang didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Harianto Butarbutar dan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riadil Lubis.

loading...

Plt Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis mengatakan, Taput termasuk salah satu wilayah yang tergolong rawan bencana alam, terutama longsor dan angin puting beliung. Tahun 2020, kurang lebih 50 KK menjadi korban bencana alam. Selain itu, di tengah pendemi Covid-19, tantangan pemerintah dan masyarakat semakin besar tahun ini.

“Tugas kita dua saat ini, bencana alam dan juga Covid-19. Kami harap kita semua tetap waspada bencana dan juga disiplin menerapkan protokol kesehatan agar bencana non-alam ini bisa cepat pergi dari Sumut dan dunia,” kata Riadil.

Bupati Kabupaten Taput Nikson Nababan mengatakan Pemda dan Forkopimda sudah meningkatkan kesiagaan bencana sejak akhir tahun 2020. “Kita selalu siaga bencana, berkoordinasi dengan TNI, Polri dan juga masyarakat karena kita sadar Taput daerah rawan bencana. Sebisa mungkin kita mencegah terjadinya bencana dan bila akhirnya terjadi bencana kita sudah siap dan sigap mengatasinya,” kata Nikson, yang didampingi Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat. (*)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...