Gubernur Sutarmidji Pecat 2 Kepala Sekolah Di Kalbar

1.533

MITRAKITANEWS.COM, KALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akan berhentikan 2 kepala sekolah SMK yang melakukan pemungutan tak wajar kepada siswa baru.

“Ada dua kepala SMK yang akan saya ganti Minggu depan, karena mereka mewajibkan siswa baru dengan komponen tak rasional,” kata Sutarmidji saat di temui, Jumat (17/07/2020).

Menurut Sutarmidji dua kepala SMK tersebut tidak bijak dalam membuat aturan untuk siswa baru di tahun ajaran baru, salah satu nya mewajibkan siswa membeli seragam sekolah, selain itu juga terdapat sekolah yang menjual masker seharga Rp 20.000 untuk 2 buah, serta asuransi tabungan yang menurut nya tak rasional.

Gubernur Kalbar tersebut juga menyampaikan apabila ingin diperjual belikan boleh saja namun menunggu keadaan normal atau tidak ada lagi pandemic covid-19.

“Saya selama ini sudah berapa kali mengingatkan untuk seluruh SMA dan SMK negeri khusus nya di kalimantan barat, tidak boleh mewajibkan siswa baru membeli seragam di sekolah dan perihal lainnya, kalau keadaan sudah normal ya silahkan saja,” ucapnya.

Lanjut Sutarmidji menerangkan.
“Untuk orang tua siswa disaat pendemi ini kalau masalah seragam di bebaskan saja, mau beli di sekolah atau di luar juga tidak masalah, yang penting jangan lagi ada keributan masalah seragam, karna kita tahu ditengah pandemic ini ekonomi bisa dikatakan susah,” imbuh nya. (Adhie)

Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!