Ibadah Salat, Perkokoh Pondasi Keimanan Tahanan Polsek Medan Baru

98
MITRAKITANEWS.COM | Medan-Tahanan, identik dengan segudang persoalan hukum dan segala tindak kejahatan dengan berbagai latar belakang kehidupan mereka.
Hukuman berupa kurungan penjara merupakan tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar para tahanan bisa menyesali perbuatannya sehingga memilih jalan kehidupan yang lebih baik.
Akan tetapi, selain hukuman kurungan penjara, Kapolsek Medan Baru, Polrestabes Medan melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus senantiasa mengajak para tahanan terkhusus yang beragama Islam untuk rutin  menjalankan ibadah salat. Tak terkecuali salat Jumat meski dilakukan oleh para tahanan di dalam ruang sel yang sempit.
Setiap hari bahkan setiap saat, kini salat sudah menjadi kerutinitasan para tahanan yang muslim di Polsek Medan Baru. Sebab, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru tak pernah lelah mengajak para tahanan untuk melaksanakan Sholat. Seperti hari ini, Jumat (11/6/2021), para tahanan di ajak untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah.
Hal tersebut dilakukannya secara rutin. Seperti salat Jumat pada umumnya. Salat Jumat yang digelar boleh para tahanan ini juga diisi dengan Adzan, kemudian kutbah dan sholat berjamaah.
Sebelum sholat dilaksanakan, Iptu Irwansyah Sitorus membagikan masker kepada para tahanan demi tercegahnya penularan Covid19.
Setelah sholat Jumat, para tahanan berbagai agama baik itu muslim maupun non muslim diberi makanan dengan tertib.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus, SH, MH mengatakan kegiatan tersebut merupakan setuhan hati kepada para tahanan untuk menyadarkan para tahanan.
“Para tahanan juga manusia, setidaknya kita memanusiakan mereka (tahanan,red). Mengajak mereka untuk bertaubat dengan mengajak mereka sholat Jumat,” ujarnya.
loading...
Menurutnya, hukuman berupa kurungan penjara tidak sepenuhnya menjamin para tahanan untuk bertaubat dan menyadari kelakuannya. Dengan adanya sentuhan hati maka setidaknya dapat membantu para tahanan untuk bertaubat.
“Hukuman kurungan masih belum cukup menyadarkan para tahanan. Setidaknya dengan adanya sentuhan hati dan mendekatkan diri mereka ke pada Allah, dapat membukakan pintu hati dan pikiran mereka untuk berubah ke jalan yang lebih baik,” tuturnya. (Red01)
Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!