Istri Wali Kota Tanjungbalai Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

2.041

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Sri Silvisa Novita (Vita) melaporkan salah seorang pengguna akun media sosial Facebook atas nama akun ‘Ifan Kuasa’ terkait komentarnya dalam kolom komentar postingan status pribadi Vita, yang diduga mencemarkan nama baik istri Wali Kota Tanjungbalai tersebut.

“Adanya ujaran kebencian yang dilakukan di Medsos atas nama akun Ifan Kuasa terhadap klien saya yaitu bu Vita pada tanggal 21 September. Yang mana dalam Postingan bu Vita tersebut merupakan agenda rutin beliau yang tiap tahun dilaksanakannya dalam rangka untuk memperingati Hari Gotong Royong Sedunia (World Clean Up Days 2020),” kata Kuasa Hukum Vita, Musa Setiawan pada Wartawan, Selasa (22/9).

BACA : Dinilai Cemarkan Nama Baik, Selebgram Italiani Ikmal Disomasi Bening’s Clinic

Sementara Vita mengatakan, dasar pelaporan tersebut karena merasa komentar itu mengganggu yang bersangkutan mulai dari pribadi, keluarga, lembaga, hingga kinerja beliau.

BACA : Walikota Tanjungbalai Lantik Yuhdi Gobel Jadi Direktur PDAM Tirta Kualo 2020-2024

loading...

Menurutnya komentar yang ditulis oleh Ifan tidak pantas karena melakukan “Hinaan” pada kegiatan yang dilaksanakan dengan menyebutkan nama ”Binatang” sebagai kata kunci pencemaran nama baik.

Atas nama pribadi, kalau saya disebut kelas binatang. Berarti orang tua saya kelas binatang. Saya tidak ingin orang tua saya direndahkan. Kegiatan gotong-royong ini sudah dilaksanakan dari tahun 2019 lalu dan membawa nama banyak komunitas.

“Intinya kan pesan dari kegiatan gotong royong tersebut secara tidak langsung kan mengajak masyarakat di Tanjungbalai untuk menjaga lingkungan,” ungkap Vita.

BACA : Gebrak, PKK Tanjungbalai Bagikan Masker di Pasar Monza TPO

Hingga saat ini pihak yang berwajib belum bisa memastikan kapan akan memanggil terlapor untuk meminta keterangan terkait hal yang dilaporkan oleh pelapor.

Selain pencemaran nama baik, terlapor juga diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang transaksi elektronik sehingga berdasarkan Pasal 45 ayat 1 UU ITE ancaman hukumannya yaitu penjara maksimal enam tahun dan atau denda hingga Rp1 miliar. (Nisfu).

BACA : Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Kapolda Sumut, Sorotdaerah Meminta Maaf

BACA : Romantis! Dampingi Suami Tercinta Ke KPU, Vita Enggan Lepas Tangan Syahrial

Berita Terkait
loading...
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!