Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru Warga Diimbau Hindari Kerumunan dan Patuhi Prokes

759

MITRAKITANEWS.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut, mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan menjalankan protokol kesehatan.

Gubsu juga berpesan bagi umat Kristiani agar menjaga suasana kondusif dengan tenang dan khidmat saat menjalankan ibadah.

Hal itu disampaikan Gubsu melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar, di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Rumah Dinas Gubernur, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga:
Deklarasi BMI Sumut Diharapkan Bisa Lahirkan Kader Militan

Upacara Peringatan Hari Bela Negara Sabrina Ajak Seluruh Pihak Berperan Melalui Bidang Masing-masing

loading...

“Satgas juga mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan acara perayaan penyambutan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan masa,” sebut Irman Oemar.

Dalam Surat Edaran Nomor 700/STPCOVID-19/XII tanggal 16 Desember 2020 yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Edy Rahmayadi mengimbau masyarakat membatasi perjalanan ke luar kota dan diharap berkumpul bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing.

“Tiap daerah juga agar mengantisipasi adanya pemudik yang berasal dari wilayah atau daerah zona merah, dengan terlebih dahulu dilakukan validasi surat keterangan sehat dan pengecekan suhu tubuh sebelum bergabung dengan keluarga,” jelas Irman.

Baca Juga:
Raker Kwarda Pramuka Sumut, Gubsu : Pramuka Harus Berjiwa Muda

Bastian Panggabean Tunjuk Fendy Ray Pimpin DPD IPK Asahan

Selain itu, tiap daerah diminta agar menyiapkan tempat isolasi yang cukup, baik di rumah sakit maupun tempat isolasi terpusat lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan penularan Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru.

“Mari melakukan antisipasi menghadapi potensi bencana alam yang meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang yang tinggi di laut serta penyeberangan lainnya, sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di daerah,” tutupnya. (Syahmi).

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!