Kecanduan Judi Online, AA Cari Wanita di MiChat, Dirampok Lalu Dibunuh

286

MITRAKITANEWS.COM | Jakarta – AA, pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial IW (31) di salah satu Hotel di Menteng Jakarta pada Rabu (26/5) sore telah ditangkap. Pelaku mengenali kroban melalui aplikasi MiChat.

Dalam konferensi pers yang digelar, Minggu (30/5/2021) pelaku AA diketahui seorang pecandu judi online. Ia kemudian terpikir untuk merampok dan terinspirasi menggunakan aplikasi MiChat untuk menghubungi korbannya dan janjian bertemu di hotel.

Pelaku memboking korban IW dan berjanji akan membayar jasanya setelah berhubungan sebesar Rp 500 ribu. Namun ternyata AA tak memiliki uang dengan yang disepakati itu.

“Nggak lama korban tanyakan minta tunjukkan uangnya, saya hanya menunjukkan uangnya. Itu ditarik sebesar Rp 500 ribu,” kata Aldi alias AA kepada wartawan saat konferensi pers dilasir det ikcom.

Namun setelah melakukan hubungan di kamar hotel, AA justru ingin merampok teman kencannya dengan lebih dulu membunuhnya. Ia mencekik korban hingga tewas.  AA mengaku baru sekali melakukan pembunuhan. Dia menyesal telah membunuh korban.

“Lalu setelah itu saya kepikiran langsung membunuhnya supaya tidak ketahuan,” ujar AA sambil menundukkan kepalanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metero Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan dari hasil proses penyidikan diketahui tersangka melakukan kekerasan ke korban setelah menyetubuhi korban. Tersangka mencekik korban sebanyak dua kali.

“Pertama dilakukan dengan cara tindih tubuh korban lalu gunakan kekerasan di leher. Ternyata saat dilakukan korban masih bernafas dan diulang lagi tersangka kepada korban sampai nggak ada napas dan pukul ke wajah korban dua kali,” sambungnya.

Polisi mengungkap motif AA menjambret korban adalah karena kecanduan judi online dan menjadi pecandu sejak 2019. Dia juga diketahui telah beberapa kali menjambret di sekitar Jakarta Timur. Uang hasil menjambret digunakan untuk modal bermain judi.

“Untuk judi online sendiri dari beberapa tahun terakhir, sudah melakukan tindak pidana walaupun hanya jambret. Hasilnya tentunya digunakan untuk judi online jadi mungkin sekitar 2 tahun,” kata Setyo.

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal berlapis. Diantaranya adalah, pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan paling sebentar 20 tahun penjara.

Kemudian, dikenai juga Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan pidana paling lama 15 tahun penjara. Terakhir, pasal 365 KUHP tentang pencurian tentang kekerasan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (dtc/edit.01)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!