Komunikasi Efektif, Cara Tepat Pengaruhi Orang Lain

512

MITRAKITANEWS.COM – Komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari untuk berinteraksi dengan sekitar kita. Cara berkomunikasi dapat mempengaruhi minat seseorang terhadap apa yang diinformasikan atau disampaikan.

Setiap orang dapat berkomunikasi dengan cara masing-masing, namun tidak semua orang dapat berkomunikasi secara efektif.

Lalu apa itu komunikasi yang efektif ?

Komunikasi yang efektif dapat dipahami sebagai komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain. Perubahan sikap ini biasanya terlihat pada proses maupun masa pasca komunikasi.

Tujuan dari komunikasi efektif adalah untuk memudahkan orang atau pihak lain memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator (pemberi pesan). Selain itu, komunikasi yang efektif juga bertujuan agar informasi yang disampaikan dapat menimbulkan respon dari komunikan (penerima pesan).

Karena alasan-alasan tersebut, maka proses komunikasi yang efektif haruslah dilakukan dengan menggunakan bahasa yang jelas dan dapat dipahami oleh orang lain.

Dalam buku Psikologi Komunikasi karya Jalaluddin Rahmat menyebutkan, komunikasi yang efektif ditandai dengan adanya pengertian, dapat menimbulkan kesenangan, mempengaruhi sikap, meningkatkan hubungan sosial yang baik, dan pada akhirnya menimbulkan suatu tindakan.

Menurut Mc. Crosky Larson dan Knapp, komunikasi yang efektif dapat dicapai dengan mengusahakan ketepatan (accuracy) yang paling tinggi derajatnya antara komunikator dan komunikan dalam proses komunikasi. Komunikasi yang efektif hanya dapat terjadi jika komunikator dan komunikan memiliki persamaan dalam pengertian, sikap dan bahasa. Sebuah komunikasi dikatakan efektif apabila:

  1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh pengirimnya.
  2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.
  3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindaklanjuti pesan yang dikirim.

Hambatan Komunikasi Efektif

Sangat penting bagi kita untuk melakukan komunikasi secara efektif. Karena, apa yang kita sampaikan kepada pihak lain dapat diterima dan tidak multitafsir yang menyebabkan salah persepsi diberbagai kalangan.

Kenapa penting melakukan komunikasi efektif? Karena banyak orang mengalami hambatan ketika berkomunikasi. Misalnya beberapa hal dibawah ini :

  1. Pesan tidak jelas dan menimbulkan tafsiran/ persepsi lain.
  2. Cara penyampaian tidak tepat atau tidak disukai komunikan’.
  3. Komunikator dan komunikan tidak siap melakukan komunikasi.
  4. Hubungan antara komunikator dengan komunikan tidak baik.
  5. Berbicara terlalu lambat dan terlalu cepat (lisan) atau kalimat terlalu kompleks dan naskahnya panjang (tertulis).
  6. Terlalu sering muncul “gumaman” dalam berbicara, seperti emm, eeee, ooo, dsb. Gumaman akan menimbulkan persepsi, pembicara tidak menguasai materi pembicaraan.

Kunci Komunikasi Efektif

Agar komunikasi dapat berjalan secara efektif, perlu beberapa kiat yang dapat anda lakukan. Berikut kiat Komunikasi Efektif :

1. Sikap Dalam Berkomunikasi

Tersenyum. Salah satu cara untuk menjalin komunikasi yang baik adalah secepat mungkin menjalin hubungan baik. Tersenyumlah dan gunakan kontak mata ketika akan memulai percakapan. Pastikan bahwa anda sangat senang bisa berbicara dengannya. Sangat penting untuk mengetahui topik terhangat saat berdiskusi untuk itu lakukan update informasi terbaru.

Berbicaralah Dengan Jelas. Ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain untuk menghindari kebiasaan berbicara dengan suara terlalu kecil atau parau sehingga orang lain sulit menangkap maksud Anda. Cara terbaik untuk melatihnya adalah dengan merekam suara Anda saat berbicara. Lalu dengarkan kembali hasil rekaman itu dan putuskan apa yang seharusnya Anda ubah dari cara Anda bicara.

Santai. Anda dapat menjadi komunikator yang baik jika Anda dapat berbicara dengan santai (rileks). Jika Anda gugup, Anda akan berbicara cepat sehingga sulit dipahami. Anda juga dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman karena kegugupan Anda.

loading...

Jangan Monoton. Anda tentu tidak ingin orang lain menajdi bosan saat berbicara dengan Anda. Anda dapat membuat mereka tertarik denagn menghindari berbicara dengan suara monoton. Anda dapat melakukan sedikit variasi dan mengubah volume saat Anda berkomunikasi.

Dengar dan Pahami. Ingatlah, komunikasi adalah proses dua arah. Anda perlu mendengar dan memahami apa yang dikatakan orang lain jika Anda ingin berkomuniaksi secara efektif dengan mereka. Orang lain juga akan kehilangan minat berbicara dengan Anda, jika Anda terus-menerus bicara dan tidak pernah mendengarkan mereka.

2. Formula 7C

Completeness, Lengkap! Komunikasi harus lengkap. Menyampaikan semua fakta yang diperlukan oleh penerima. Dalam dunia jurnalistik, kelengkapan informasi dirumuskan dalam 5W+1H ( What, Who, When, Where, Why, How).

Conciseness, Ringkas! Menggunakan sedikit mungkin kata-kata. Menghindari menggunakan kata-kata yang berlebihan dan tidak perlu. Pesan singkat lebih menarik dan mudah dipahami. Gunakan kalimat seefektif mungkin.

Consideration, Penuh Pertimbangan! Memperhatikan sudut pandang orang lain, pola piker, tingkat pendidikan, minat, kebutuhan, kepentingan, dan emosinya.

Clarity, Jelas! Menggunakan kata-kata yang tepat, bermakna tunggal, dan tidak membingungkan atau menimbulkan persepsi lain.

Concreteness, Nyata! Konkret memperkuat kepercayaan. Pesan konkret didukung fakta-fakta spesifik dan angka. Pesan konkret tidak disalahtafsirkan.

Courtesy, Tata Krama! Ini soal cara penyampaian. Pesan disampaikan dengan tulus, sopan, bijak, reflektif, dan antusias, serta mempertimbangkan sudut pandang dan perasaan penerima pesan, termasuk menjaga perasaan dan respek terhadap penerima pesan.

Correctness, Benar! Pesan yang disampaikan harus benar dari segi subtansi dan tata bahasa, juga tepat dari sisi waktu dan sasaran.

3. Etika Agar Komunikasi Efektif

Rumus lain yang ditawarkan para ahli adalah konsep REACH yang disebut “The 5 Inevitable Laws of Effective Communication”, yakni Respect, Empathy, Audible, Clear, dan Humble.

Respect. Menghargai komunikan atau menajga harga diri orang lain.

Empathy. Kemampuan menempatkan diri kita pad asituasi atau kondisi yang dihadapi orang lain. Ini diawali dengan kemampuan mendengarkan atau mengerti terlebih dulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain. Empati bisa juga berarti kemampuan untuk mendengar dan siap menerima masukan ataupun umpan balik apapun dengan siakp yang positif.

Audible. Dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik.

Clarity. Pesan yang disampaikan jelas, tidak menimbulkan multiinterpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. Clarity dapat pula berarti keterbukaan dan transparansi.

Humble. Rendah hati, tidak angkuh atau arogan, tidak merasa “lebih”dari orang lain, termasuk di dalamnya memandang rendah orang lain, berani mengakui kesalahan, rela memaafkan, dan lemah lembut.

Nah, jika kamu dapat menerapkan keseluruhan uraian diatas, maka bersiaplah kamu menjadi komunikator yang dapat menerapkan Komunikasi Efektif. (AdyP)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!