Lurah Siumbut Baru : Saya Tidak Ada Maksud Menghina Suku Melayu, Saya Cinta Dengan Melayu

737

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Beredar kabar di media sosial bahwa Lurah Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan diduga melakukan penghinaan terhadap suku Melayu dimana ucapannya yang beredar di media sosial bahwa Sumarmo Lurah Siumbut Baru kurang nyaman dengan etnis Melayu.

Namun hal tersebut dibantahnya karena dirinya tidak ada bermaksud untuk menghina etnis Melayu.

“Saya tidak ada hina etnis Melayu, mana mungkin saya hina etnis Melayu. Sedangkan masyarakat saya banyak yang beretnis Melayu. Tidak akan mungkin saya berniat menyakiti hati mereka,” ujar Sumarmo saat dimintai keterangannya, Kamis (3/11/2020).

Baca Juga :
Dandim Turun Ke TKP, Perseteruan Warga Gunung Melayu Dengan Oknum TNI Reda

Namun, saat ditanyai mengapa dirinya menuliskan pesan Whatsapp bahwa dirinya merasa kurang nyaman melihat tingkah orang Melayu, ia berikan klarifikasi bahwa itu tidak menghina suku Melayu melainkan itu hanya membilangkan peristiwa yang terjadi pada dirinya beberapa hari lalu.

loading...

Sumarmo menceritakan pada waktu hari selasa kami komunitas Onthel Kisaran kedatangan tamu Ontelis dari jogja, Spanyol dan mufakat jumpa malam Rabu disalah satu Cafe yang di Kota Kisaran, sewaktu bertemu dengan rekanan komunitasnya ada salah satu teman onthelnya bernama lamsah, namun orang tersebut terkesan angkuh sehingga tidak sapa tegur diantar mereka berketepatan ia menggunakan pakaian etnis Melayu.

“Saya khilaf sehingga terucap bahasa bahwa kurang nyaman dengan tingkahnya, akan tetapi sedikit pun tidak ada saya hina etnis Melayu,” jelasnya dalam klarifikasi.

Baca juga :
Sukses Harumkan Nama Asahan Ditingkat Nasional, Atlet Difabel Berharap Perhatian Pemkab Asahan

Dirinya langsung memohon maaf kepada etnis Melayu yang tersinggung dalam ucapannya itu sebab dirinya sedikitpun tidak ada bertujuan menyakiti hati etnis Melayu.

Menyikapinya permohonan maaf Lurah Siumbut Baru, OK Moch Rasyid selaku Sekretaris Majelis Adat Melayu Indonesia (Mabmi) Asahan mengatakan bahwa hal itu sangat disayangkan jika benar Lurah tersebut menghina etnis Melayu, sebab kami suku Melayu merasa tersakiti jika dinilai kehadiran suku Melayu menggangu kenyamanan nya.

“Secara hukum kami minta agar Pemkab Asahan segera tindak lanjut ucapannya itu, namun saya minta agar ia membuat permohonan maaf,” tegas Tokoh Melayu Asahan yang selalu Viral di Media Sosial.

Ia pun heran mengapa sampai terjadi ke etnis Melayu mengenai permasalahan nya sebab etnis Melayu itu tidak pernah menggangu ketenangan masyarat.

“Wajar kami kecewa atas ucapan Lurah tersebut,” jelas OK Moch Rasyid (Nanda)

Baca Juga :
Dua ASN Nyaris Bugil Dalam Mobil Ternyata Pasangan Selingkuh, Sang Isteri Lapor Ke Polres Asahan

error: Content is protected !!