Maraknya Tambang Ilegal Membuat Sungai Batang Natal Tercemar

60

MITRAKITANEWS.COM- Madina, hari ini sungai Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terlihat bersih dari hari-hari sebelumnya, karena biasanya sungai Batang Natal ini tidak bisa digunakan baik untuk mencuci pakaian apalagi untuk dimasak sebab airnya sudah bercampur lumpur.

Hal ini diakibatkan karena maraknya tambang ilegal beroperasi di sepanjang aliran sungai Batang Natal dengan menggunakan excavator untuk mencari emas, menurut info yang diperoleh, excavator yang beroperasi saat ini hampir sebanyak 80 unit.

Akibatnya limbah dari operasi tambang ilegal inilah sungai Batang Natal menjadi tercemar ditambah operasi tersebut tidak mengenal waktu, mereka nonstop siang malam bekerja yang berakibat limbah semakin banyak mencemari sungai.

Rohani Kece salah satu warga yang dijumpai MitrakitaNEWS, Jumat (31/7/2020) saat mencuci pakaian menyampaikan bahwa mumpung hari ini sungai terlihat bersih jadi bisa digunakan untuk mencuci, mungkin karena lebaran Idul Adha sehingga para penambang itu tidak beroperasi.

“Jadi ini merupakan kesempatan untuk dipergunakan, karena takutnya besok tak seperti ini lagi,” ujar Rohani.

Pekerjaannya yang hanya sebagai buruh cuci hampir tiap hari memanfaatkan sungai Batang Natal untuk mencuci pakaian, namun saat ini sungai yang tiap hari keruh membuatnya mogok kerja.

“Kadang ada baju berwarna putih yang mau saya cuci namun karena airnya kotor, saya takut warna bajunya rusak gara-gara air yang hampir tiap hari tidak pernah jernih, harapan saya pemerintah dapat memberikan tindakan kepada penambang-penambang ilegal yang tidak pernah menghiraukan kami yang menggunakan sungai ini untuk mandi dan mencuci, apalagi seperti saya yang tidak memiliki kamar mandi membuat saya harus mengambil air ini untuk mencuci dan memasak,” harapnya. (Gusti Daulay)

Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!