Mengulik Tentang Kapitalisme, Demokrasi & Korupsi

245

MITRAKITANEWS.COM,- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membuat pernyataan yang mengejutkan. Dalam diskusi bertema Memastikan Pilkada Sehat: Menjauhkan Covid-19 dan Korupsi, yang disiarkan kanal youtube resmi Pusako FH Unand, ia mengatakan hampir 92 persen calon kepala daerah yang tersebar di seluruh Indonesia dibiayai oleh cukong. (cnnindonesia.com, Mahfud MD Sebut 92 Persen Calon Kepala Daerah Dibiayai Cukong, 11/09/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini juga menyebutkan, rata-rata setelah terpilih para calon kepala daerah ini akan memberi timbal balik berupa kebijakan yang menguntungkan para cukong tersebut. Entah dari mana data yang didapat Mahfud. Tapi, jika seorang Mahfud berani berkata demikian, dipastikan ia telah mendapatkan sumber yang valid dan shahih untuk menyatakan pernyataan tersebut.

BACA : Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Tawar Menawar Penerapan Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Hal yang diutarakan Mahfud ini sebenarnya sudah menjadi rahasia umum dan menuai perdebatan di masyarakat. Hanya saja tak bisa dibuktikan lebih jauh. Karena proses pembuktian harus disertai data dan fakta.

Pada akhirnya masyarakat akan tahu juga dengan sendirinya, ketika ditengah perjalanan pemerintahan, banyak kebijakan-kebijakan yang dihasilkan lebih menguntungkan para kaum kapitalis pemilik modal dari pada kebijakan yang pro rakyat.

loading...

Kebijakan-kebijakan yang paling terasa berhubungan dengan cukong ialah ketika dugaan kepada para kepala daerah yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) seperti hutan, galian tambang dan sejenisnya, dengan mudah memberikan izin eksploitasi kepada pengusaha-pengusaha. Padahal bisa saja pemberian izin maupun kebijakan yang diberikan merupakan proyek balas budi.

Berita Terkait
loading...
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!