Pembully KPU ! Luculah Sedikit Saja

246

Oleh : SAMSUL HALIM RITONGA (Manager Pemantauan JPPR Sumut)

Mau bilang apa kita  bila fikiran dan akal yang mahal ini tidak diberdayakan sama sekali untuk menelisik proses pemilu.Bullying menjadi santapan lezat bagi seseorang untuk menyenangkan diri dan menjadi mainan untuk menghakimi seseorang (Lembaga).

Lihatlah berapa banyak konten-konten negatif yang bergentayangan di media sosial.Ada yang membuat meme gambar,tulisan atau bahkan video.Mungkin tidak banyak yang membuat video sebab untuk satu ini butuh kreatifitas lebih untuk membuatnya.Mari kita lihat isu kepemiluan yang dibuat oleh orang-orang “nakal” ini :

Pertama, “Orang gila diajak Nyoblos”

Mungkin orang yang membuat konten ini yang gila atau sedang ingin menjadi orang gila,bisa saja.Tidak bisakah sedikit saja bertanya pada Penyelenggara,peserta pemilu atau bertanya pada lembaga pemantau pemilu yang meluangkan lebih waktunya untuk memantau tahapan penyelenggaraan.Saya bisa memastikan mereka akan memberi pencerahan tentang pertanyaan “gila” itu.

Jika memang orang gila yang berkeliaran di jalanan itu yang didata,mungkin KPPS akan minta upah lebih pada negara untuk menyuap pemilih gila itu dengan permen atau mainan anak-anak agar mereka tidak buat onar.Kan mana mungkin petugas TPS bermain petak umpet di kotak pencoblosan.

Kedua,“(K)otak Kardus”

Tentang kotak kardus ini,apakah Penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU akan menyambangi toko-toko sembako untuk mengumpulkannya dan disimpan untuk digunakan pada saat tiba pemungutan suara.Seperti (kontraktor) rumah mengemas pakaiannya untuk pindah ke kontrakan baru.Mudah-mudahan asumsi ini tidak pernah ada difikiran mereka yang jadi korban si pembully itu.

Kalau tentang ini mungkin sangat teknis,pemantau bisa saja kurang mengerti banyak tentang kardus ini,yang pasti mereka tidak akan sibuk mengumpulkan kardus dan menghibahkannya pada KPU.

Ketiga,“7 (tujuh) kontainer surat suara tercoblos”

Point ini adalah terlucu dan terdungu diantara semua.Daftar Pemilih Tetapnya saja belum selesai,tiba-saja surat suaranya sudah ada plus tercoblos pula,ini lelucon yang sangat menjengkelkan.Mengapa tidak sekalian buat Hoax yang membuat masyarakat tersenyum lebar dengan membuat berita bohong bahwa telah ditemukan Surat suara didatangkan dari luar negeri oleh Kamfret melalui udara pada malam hari atau ditemukan jutaan surat suara tercecer bergambar Cebong yang sedang berdansa.

Pasti akan lebih lucu kali bukan?

“Artikel ini merupakan tulisan pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi MitrakitaNEWS. Segala tanggungjawab isi tulisan, merupakan tanggungjawab penulis”

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!