Pemkab Asahan Bersama PT Bank Sumut Gelar Sosialisasi Penerapan Aplikasi CMS OPD

132

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Dalam rangka mendukung pengelolaan transaksi Pemerintah Daerah yang bersifat non tunai, PT. Bank Sumut Kantor Cabang Kisaran Kabupaten Asahan, melaksanakan sosialisasi penerapan Cash Management System (CMS) bagi para OPD, yang bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (09/03/2021).

Dalam sambutannya saat membuka acara sosialisasi, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. H. John Hardi Nasution mengatakan guna mewujudkan birokrasi Pemerintah Daerah yang akuntabel, efektif, efisien dan transparan, serta dalam upaya meningkatkan Pelayanan Publik Terpadu berbasis Elektronik, maka penerapan aplikasi CMS OPD Online ini dapat memberikan kemudahan bagi setiap OPD dalam pengolahan keuangan yang mandiri dan berbasis non tunai tentunya dengan aplikasi CMS OPD tersebut.

John Hardi juga menambahkan hal ini sesuai kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan Bank Indonesia serta Bank Sumut dalam High Level Meeting yang diadakan beberapa waktu yang lalu, guna mewujudkan digitalisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Mengakhiri sambutannya, John Hardi berpesan kepada bendahara OPD dan Kecamatan, bahwa dengan adanya aplikasi ini nantinya para bendahara pengeluaran tidak perlu lagi bolak balik ke bank untuk melakukan pemindahbukuan atas transaksi belanja, karena dapat langsung dilakukan melalui aplikasi CMS dengan menggunakan perangkat digital.

Sementara itu, Tim Divisi Dana dan Jasa Bank Sumut Kantor Pusat, Sabar Ginting, mengatakan peluncuran aplikasi CMS bagi Pemerintah Daerah tersebut, dimaksudkan untuk mendukung dan meningkatkan pelayanan perbankan khususnya dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang mandiri dan berbasis non tunai.

loading...

“Dengan penggunaan aplikasi CMS ini akan membantu Pemerintah Kabupaten Asahan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan, karena tetap memberikan kepercayaan kepada Bank Sumut dalam pengelolaan dan transaksi keuangan daerah,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama Kadis Kominfo Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si sebagai OPD pertama yang telah menggunakan aplikasi CMS dari Bank Sumut ini, menjadi narasumber yang menyampaikan paparan di hadapan seluruh OPD dan Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut.

Rahmat mengatakan hal yang melatarbelakangi penggunaan aplikasi CMS ini adalah untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan oleh Bank Indonesia sejak tahun 2014. GNTT bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sekaligus meningkatkan penggunaan non tunai di kalangan masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga-lembaga pemerintah.

Pada gilirannya GNNT akan dapat mewujudkan ekosistem cashless society (masyarakat yang lebih menggunakan pembayaran non tunai).
Di samping itu, untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No : 910/1887/SJ tanggal 17 April 2017 tentang : “IMPLEMENTASI TRANSAKSI NON TUNAI PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA.

Menteri Dalam Negeri telah menegaskan agar seluruh pemerintah daerah menerapkan transaksi non tunai dalam setiap transaksi pemerintahan. Bahkan disebutkan dalam SE tersebut di atas, pelaksanaan transaksi non tunai pada Pemerintah Daerah dilaksanakan paling lambat 1 Januari 2018.
Akan tetapi Pemerintah Pusat juga dapat memahami bahwa daerah banyak memiliki kendala dan kesulitan, sehingga implementasi transaksi non tunai dapat dilakukan secara bertahap.

Rahmat juga menambahkan bahwa penerapan transaksi non tunai dengan menggunakan aplikasi CMS ini adalah salah satu upaya mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yang mana misi yg pertama adalah ”Menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, profesional, dan akuntabel”. Dan dalam 10 Program Prioritas Bupati Asahan, program pertama adalah ”Digitalisasi Birokrasi”.

Pemerintah telah berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik sebagai salah satu upaya reformasi birokrasi menuju kelas dunia. Penerapan hal itu membutuhkan transformasi digital yang menyeluruh, baik dari sistem hingga SDM. Presiden selalu menekankan agar transformasi digital dapat segera terwujud dalam proses bisnis pemerintahan. Strategi percepatan transformasi digital telah dituangkan dalam Perpres No. 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Selanjutnya, Rahmat Hidayat juga menyebutkan manfaat yang diperoleh dari penggunaan aplikasi ini yakni:
1. Efisiensi waktu, biaya, administrasi, dan tenaga
2. User friendly dan lengkap
3. Akurasi data / laporan keuangan dan monitoring kinerja keuangan
4. Pengelolaan arus kas lebih mudah, cepat dan akurat
5. Penguatan kontrol keuangan secara sistematis (tercatat dan terdokumentasi dengan baik), sehingga memudahkan dalam melakukan kontrol dan evaluasi secara real time.

Di akhir pemaparannya, Rahmat Hidayat menyampaikan dengan sistem aplikasi ini, transaksi keuangan non tunai dapat dilakukan kapan dan dimana saja, karena tersedia versi mobile (melalui handphone) dan menyajikan bentuk serta tampilan yang sederhana dan mudah (user friendly), serta aman.
Penggunaan aplikasi CMS ini juga merupakan salah satu langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan program “Digitalisasi Birokrasi” yang dicanangkan oleh Bupati Asahan

Pada kegiatan ini tampak hadir Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Administrasi Umum, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala BPKAD Kabupaten Asahan, Tim Divisi Dana dan Jasa Bank Sumut Kantor Pusat dan Kepala Cabang Bank Sumut Kisaran. (Red)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!