Pengeroyokan Pemilik Bengkel Di Desa Galang, 1 Diantara Pelaku Mengaku Aparat

307

MITRAKITANEWS.COM, Mempawah – Pemilik bengkel sepeda motor di Rt. 04/Rw.02 , Desa Galang , Kecamatan Sungai Pinyuh, di kroyok oleh oknum tidak bertanggung jawab, dua di antaranya sempat menodongkan pistol dan mengaku anggota.
Kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 19.00 Wib selasa (21/07/2020).

Menurut informasi yang dihimpun, insiden tersebut bermula pada saat korban yang bernama syahri alias kocak (30) warga Desa Galang, menerima orderan pengecatan motor jenis RX KING, Syahri pemilik bengkel berjanji akan menyelesaikan job tersbut pada sore hari, namunsekitar pukul 16.00 Wib, pemilik kendaraan datang menghampiri Syahri untuk mengambil motor miliknya tersebut.

“Sekitar pukul 16.00 wib pemilik motor beserta rekan nya kurang lebih 4-5 orang datang untuk mengambil, di saat itu motor memang sudah selesai di kerjakan, hanya saja kendala di bagian kelistrikan lampu yang belum bisa di perbaiki,” ungkap Syahri.

Pada saat malam hari motor berjenis RX KING sudah selesai di perbaiki, dan motor pun langsung di bawa oleh pemiliknya, namun saat hendak di bawa, pemilik motor merasa tidak puas dengan apa yang di kerjakan sehingga ia melakukan pengeroyokan terhadap pemilik bengkel.

Salah satu saksi mata Eka warga Sungai Pinyuh menuturkan bahwa pada saat dirinya hendak keluar untuk membeli rokok, namun di tengah perjalanan ia melihat ada 4 orang melakukan pengroyokan, melihat si korban di kroyok hingga sampai di injak-injak oleh pelaku dan Eka berinisiatif untuk melerai.
namun salah satu dari pelaku pengroyokan tidak terima di sewaktu ia ingin memisahkan perkelahian, spontan 4 dari pelaku pengroyakan mengeluarkan pistol dan mengaku dirinya adalah oknum aparat.

“Pada malam itu saya hendak membeli rokok, namun dalam perjalanan saya melihat ada perkelahian, saya melihat ada 4 orang melakukan pengeroyokan, melihat si korban dikeroyok oleh 4 pelaku saya langsung berinisiatif untuk memisahkan karena saya merasa kasian melihat korban di pukul dan di injak-injak namun mereka tidak memperdulikan, justru salah satu diantaranya mengaku dirinya aparat bahkan menodongkan pistol,” terangnya.

Selanjutnya Eka menjelaskan, ketika salah satu pelaku pengeroyokan mengeluarkan senjata dirinya langsung mundur dan berusaha mencari bantuan agar perkelahian tersebut bisa dipisahkan.

“melihat pelaku mengeluarkan pistol saya langsung mundur dan mencari cara bagaimana agar perkelahian itu bisa di pisahkan,” paparnya.

Eka menambahkan, bahwa Tak lama kemudian korban dapat melarikan diri dibelakang bengkel dan pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian.

” kami bersama warga mencari korban pengeroyokan di belakang bengkel dan kami menemukan si korban tergeletak di tepi kolam dengan keadaan pingsan serta kondisi memar di bagian kepala dan luka di sekujur tubuh, lalu korban kami bawa ke Polsek Sungai Pinyuh untuk melaporkan kejadian selanjutnya dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

Penulis : Adhie
Editor    : Hen

Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!