Pilkada Asahan, MK Registrasi Gugatan Pasangan NURI

1.168

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Mahkamah Konstitusi (MK) meregisterasi gugatan sengketa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan 2020 yang dilayangkan oleh pasangan Nurhajizah Marpaung dan H. Henri Siregar (Nuri).

Gugatan itu diajukan oleh kuasa hukumnya pada Rabu 23 Desember 2020 lalu resmi diregistrasikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin 18 Januari 2021 dengan nomor :83 / PHP. BUP-XIX/2021 hal tersebut berdasarkan situs MK.

Baca Juga :
Kuasai 23 Kecamatan, H Surya: Ini Kemenangan Masyarakat Asahan, Hindari Eforia

Peraih Suara Terbanyak Ketiga Akan Gantikan Posisi Rosmansyah di DPRD Asahan

Ketua KPU Asahan, Hidayat membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima surat dari MK mengenai registrasi gugatan sengketa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan 2020 yang dalam hal ini KPU Asahan sebagai termohon.

loading...

Namun saat ditanyakan kapan jadwal sidang MK mengenai gugatan sengketa Pilkada Asahan, KPU Asahan masih menunggu jadwal dari MK.

“Menunggu pemberitahuan jadwal dari Mahkamah Konstitusi lah,” Katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga :
Bawaslu Asahan Akan Telusuri ASN Yang Dampingi ST20 Bertemu Ketum Parpol

Hadir Saat Pendaftaran Calon Petahana, Bawaslu Periksa Kadis Kominfo Asahan

Hidayat juga mengatakan, karena secara mereka nanti akan menyampaikan dan memberikan kepada pemohon, termohon dan Bawaslu Kabupaten.

Berdasarkan isi surat permohonan yang diajukan oleh pasangan NURI bahwa adanya ditemukan kesalahan serta pelanggaran demokrasi Pilkada Asahan diantaranya ialah perselisihan suara dan keterlibatan ASN beserta perangkat kerja Pemerintah Kabupaten Asahan yang dinilai tidak netral dengan berupaya memenangkan pasangan incumbent.

Terpisah saat dikonfirmasi pasangan calon wakil Bupati Asahan, H. Henri yang dalam hal ini sebagai pemohon mengatakan bahwa pihaknya bersyukur dengan registrasi dilakukan MK terkait gugatannya mengenai perselisihan suara dan siap menunggu jadwal sidang MK.
Baca Juga :
Ketua PDM Asahan Diperiksa Bawaslu selama 4 Jam, Ini Klarifikasi Tim Kuasa Hukum

“Kami juga masih menunggu jadwal sidang MK kemungkinan dalam minggu ini akan diberitahukan,”terang H. Henri dalam pesan WhatsApp. (D. Erianda)

Baca Juga :
ST20 Menjadi Nomor Satu di Pilkada Asahan, Raup 138.580 Suara

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!