PKC PMII Sumut Sampaikan Ucapan Turut Berduka Terhadap Korban Gempa Bumi

235

MITRAKITANEWS.COM, Medan – Pengurus Kordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Utata (Sumut) menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal dunia akibat bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kalimantan Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat.

“Apa yang mereka rasakan juga kita rasakan di sumatera utara karena kita terhubung dari sabang sampai merauke dalam bingkai Indonesia,” ucap Ketua PKC PMII Sumut Azlansyah Hasibuan saat gelar konfrensi pers, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga :
Ketua PC PMII Asahan Pertanyakan Legalitas PKC PMII Sumut

Secara nasional melalui PB PMII sudah menginstruksikan kader seluruh Indonesia untuk melaksanakan penggalan dana di daerah masing masing.

“PKC PMII SUMUT juga membuka jalan sebagai perpanjangan tangan masyarakat Sumut untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat melalui Rekening Bank Sumut dengan No 14602030015020 a/n Panitia Pelaksana PMII yang nantinya akan disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan,’ terang azlan Hasibuan

loading...

Diberitakan sebelumnya, banjir yang terjadi sejak 10 Januari 2021 di Kalimantan Selatan diperkirakan terus mengalami kenaikan sekitar 1-5 centimeter per harinya. Hingga Kamis (14/1) kemarin, air telah mencapai pada ketinggian sekitar 50 centimeter hingga 1 meter.

Baca Juga :
1 Hari Pasca Digrebek, Lokasi Pijat Station SPA Tetap Beroperasi, PMII Nilai Pemkab Asahan Lemah

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, telah terdata tujuh kabupaten/kota di Kalsel yang hingga Kamis (14/1) yang mengalami banjir cukup parah. Ketujuhnya adalah Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Balangan.

Dari tujuh kab/kota tersebut, terdapat 19.502 kepala keluarga dan 71.339 jiwa korban yang terdampak.

Sementara pada Kamis (14/1) gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Majene sekitar pukul 14.30 Wita. Saat terjadi gempa susulan, sejumlah warga di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Akibat peristiwa ini ratusan rumah rusak parah termasuk kantor Gubernur Sulbar. Tak hanya itu kini masyarakat Majene dan Mamuju sedang mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman. Sementara beberapa orang dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan bangunan.
Baca Juga :
Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana di Sulawesi Barat dan Jawa Barat

“Semoga saudara saudara kita yang tertimpa musibah ini diberikan kesabaran dan segera pulih seperti biasanya, kita harus bergandengan tangan bersama seluruh Pihak baik pemerintah dan swasta mari kita ringankan beban mereka apalagi di situasi pandemi covid,” tutup Azlansyah didampingi pengurus. (D. Erianda)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!