Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Kasus Narkoba

1.461

MITRAKITANEWS.COM, Jakarta – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama dengan Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap tiga kasus narkoba selamanya masa pandemi Covid-19.

Adapun total barang bukti narkoba diantaranya, 21 Kg sabu, 75 Kg ganja, dan 2.823 butir Ekstasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan , Kamis (30/7/2020) di Mapolda Metro Jaya, bahwa barang bukti tersebut diamankan dari beberapa tempat yang berbeda.

Sekitar pukul 02.00 WIB, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil amankan seseorang berinisial IDR dengan barang bukti 1,2 gram di apartement Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/7/2020) lalu. Kemudian polisi langsung lakukan pengembangan ke daerah Grogol, Jakarta Barat.

“Kita amankan dua orang tersangka berinisial RNY dan ED di lokasi, barang bukti 5,5 gram sabu dan 4 Butir pil ekstasi,” lanjut Yusri.

Pengembangan selanjutnya polisi berhasil amankan tersangka berinisial IRF, dengan barang bukti 102 gram sabu.

Polisi juga kembali berhasil amankan tersangka berinisial GIE, dengan barang bukti 4,5 Kg sabu dan sekitar 1.500 butir pil ekstasi. “Setelah itu juga dilakukan penangkapan terhadap tersangka GIE, dan terpaksa polisi melakukan tindakan tegas dan terukur karena sempat melawan petugas, dan akhirnya tersangka GIE tewas pada saat akan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati,” ucap Yusri.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang berhasil diamankan, polisi kembali dilakukan penangkapan tersangka berinisial CF di apartement di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Setelah didalami terdapat nama berinisial DAE, yang merupakan napi di Lapas Tangerang Baru. DAE dan CF adalah pengendali sindikat narkoba jaringan ini,” ucap Yusri.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 8 Miliyar.

Kemudian di TKP yang kedua, Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil amankan Dua orang tersangka berinisial DL dan VV, mereka diamankan di lokasi yang berbeda pada, Rabu (22/7/2020) lalu, di daerah Tangerang Selatan, dan Cibinong, Bogor.

“Pada saat penangkapan polisi temukan barang bukti narkoba jenis Sabu sejumlah 6 Kg, sampai sekarang kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk pengembangan lebih lanjut,” jelasnya Yusri.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 8 Miliyar.

Lalu Tim dari Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, juga berhasil mengungkap kasus narkoba dan mengamankan 12 orang tersangka dengan total barang bukti sebanyak 20 Kg Sabu, 1.219 butir pil ekstasi, dan 75 Kg ganja.

“Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang tersangka berinisial RS, dengan barang bukti 1.219 butir pil ekstasi, satu paket sabu, dan 200 butir Happy Five,” lanjut Yusri.

Kemudian dilakukan pengembangan dan terjadi penangkapan pada, Rabu (8/7/2020) lalu, di Jalan Tekukur, Sektor 3 Bintaro, Tangerang Selatan.

Saat itu Polisi berhasil amankan tersangka berinisial RK dan MA, ditemukan barang bukti tiga plastik berisi narkoba jenis sabu dengan total 18 Kg Sabu.

“Dari pengakuan tersangka, RK ini diperintah oleh salah satu orang yg berada di wilayah Aceh, saat ini orang tersebut masuk dalam DPO,” jelasnya Yusri.

Yusri juga menyampaikan bahwa adanya informasi dari jasa pengiriman barang yang berada di Jakarta Barat, dicurigai adanya 5 buah paket yang berasal dari Sumatera.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata paket tersebut adalah berisi narkoba jenis ganja, yang disamarkan dengan makanan dodol.

“Ada 5 tujuan dari masing-masing paket tersebut, sebanyak 8 Kg tujuan ke wilayah Kembangan, Jakarta Barat, lalu 7 Kg ke Bekasi, 7 Kg ke Subang, 7 Kg ke Sidoarjo, dan 46 Kg ke wilayah Bali,” ujarnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengantarkan langsung paket tersebut ke wilayah tujuan masing-masing. (Ridho Fadilla).

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!