Reaksi Ground Listrik Penyebab Semburan Air Panas

191

MITRAKITANEWS.COM, Kep. Meranti – Semburan air panas yang keluar dari permukaan bumi di Desa Kayu Ara, Kecamatan Rangsang Pesisir Kapulauan Meranti yang sempat menghebohkan warga sekitar disebabkan adanya reaksi Ground listrik dibawah tanah.

Sekretaris Desa Kayu Ara, Abdul Gafursyah, saat dikonfirrmas melalui handpone mengatakan, reaksi itu diketahui saat sejumlah petugas teknis PLN Sub Ranting bersama personel Polsek Rangsang Pesisir melakukan pengecekan. Dan hasil memang terbukti bahwa semburan air panas yang berasal dari bawah tanah diakibatkan reaksi Ground listrik yang berada didalam tanah yang kebetulan pada saat itu air hujan masih tergenang disekita area tersebut.

“Yang saya ketahui ikut pada saat pengecekan, dari olah tempat kejadian yang dilakukan petugas PLN didampingi Babinkamtibmas Polsek Rangsang Pesisir, Briptu Riki Andreas, baru diketahui bahwa penyebab terjadinya akibat pengaruh Ground listrik yang tertanam dalam tanah yang kebetulan ada genangan air hujan,” ungkap Abdul Gafursyah, Selasa (02/06/2020).

Gafursyah menambahkan, pengecekan yang mau dilakukan oleh petugas sempat mendapat penolakan dari Lukman selaku pemilik rumah. Namun personel Polsek Rangsang Pesisir Briptu Riki mencoba menjelaskan kepada Lukman kalau petugas mau mengecek semburan air panas tersebut, demi keamanan dan keselamatan agar tidak terjadi peristiwa tak diinginkan. Akhirnya diberikan izin oleh Lukman untuk mencabut Ground dan memutus sementara aliran listrik di rumah tersebut.

“Semulanya Lukman menolak, setelah dijelaskan, baru petugas PLN berkerja untuk mencabut Ground listrik yang tertanam kedalam tanah tersebut. Setelah dicabut semburan air itu langsung hilang,” jelasnya

Hal yang sama juga dikatakan Kapala Desa (Kades) Kayu Ara Jon Patimura. “Bahwa benar setelah diperiksa ternyata sekitar lokasi ada genangan air hujan, lalu arus listrik ditempat kediaman Lumkman dipadamkan seketika itu juga air yang seperti mendidih itupun berhent,” Patimura.

Sebelumnya, sekitar 08.00 WIB, Sabtu (31/05/20202) sempat menghebohkan warga dan viral di media mengenai adanya semburan air panas yang keluar dari perut bumi di rumah Lukman, salah seorang warga Desa Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir Kapulauan Meranti. (Alfan)

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!