Satgas: Pelanggar Protkes di Aceh Paling Banyak Laki-Laki

129

MITRAKITANEWS.COM, Banda Aceh – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh menyatakan Laki-laki lebih sering terjaring operasi yustisi pelanggaran disiplin Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 dibandingkan perempuan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, atau yang sering disapa SAG. Ia  mengatakan, jumlah pelanggar laki-laki selalu di atas 80 persen dibanding perempuan.

“Trennya tampak konsisten, jumlah laki-laki yang terjaring selalu di atas 80% dari total pelanggar dalam setiap periode waktu operasi yustisi itu dilakukan,” ujar SAG kepada awak media massa di Banda Aceh, Senin, (14-12-2020).

SAG menjelaskan, berdasarkan data dari Wakil Koordinator Lapangan Penegakan Protkes Satpol PP-WH, operasi yustisi September-November 2020 terjaring 10.088 pelanggar Protkes. Dari jumlah tersebut, Laki-laki terjaring sebanyak 8.456 orang (84%) dan perempuan 1.632 orang (16%).

Kemudian, lanjut SAG, dalam operasi periode 1-7 Desember 2020 terjaring sebanyak 883 orang, dengan komposisi laki-laki 712 orang (81%) dan perempuan 171 orang (19%). Selanjutnya, periode 8-13 Desember 2020 terjaring 841 orang, dari jumlah tersebut, laki-laki yang terjaring 691 orang (82,2%) dan perempuan 150 orang (17,8%).

loading...

Menurut SAG, faktor seringya laki-laki yang terjaring karena mereka lebih dominan di warung kopi, Caffe dan juga di jalan raya, terutama dalam wilayah Kota Sabang, Banda Aceh, dan Kabupaten Aceh Besar. Dibandingkan perempuan.

Maka dengan itu, ia mengimbau warga untuk disiplin prokes seperti memakai masker, sebab masker sangat penting untuk melindungi seseorang dari percikan air liur saat berkomunikasi terutama di tempat umum. (Syahmi).

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!