Tahun 2020 BPSK Asahan Selesaikan 2 Kasus dan 5 Tertunda, Ok Rasyid : Tahun 2021 Kami Lanjutkan

219

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Majelis Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Asahan sebut berhasil selesaikan 2 kasus selama tahun 2020.

Hal tersebut dikatakan oleh Majelis BPSK Kabupaten Asahan, OK Mohd Rasyid dan rekannya, Said Ar Sumantri, Nazarudin saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (4/01/2020).

Baca Juga :
Pasca Dilantik, BPSK Asahan Dinilai Ada Tapi Tiada

“Kami baru aktif pada bulan September 2020. Dimulai hari itu sampai akhir tahun 2020 kita berhasil selesaikan 2 kasus laporan dari konsumen,” kata Ok Mohd Rasyid.

Ia juga menjelaskan bahwa BPSK Asahan berhasil menerima sebanyak 7 laporan masyarakat atau konsumen. Namun, dari 7 laporan tersebut, 2 sudah terselesaikan dan 5 masih proses atau ditunda.

loading...

“5 kasus masih kita tunda. Itu akan kita lanjutkan lagi ditahun 2021. Dan kami akan bekerja lebih optimal lagi agar para konsumen bisa terlindungi,” jelasnya.

Baca Juga :
Pemkab Asahan Terima Audiensi Majelis BPSK Provinsi Sumatera Utara

Saat ditanyai mengenai kinerja ditahun 2020, ia mengakui bahwa ada keterlambatan proses bekerja, namun hal tersebut dikarenakan BPSK Asahan pada saat itu sempat kekosongan Sekretariat dan kebutuhan alat kantor sehingga sering terjadi penundaan dalam menyelesaikan laporan konsumen.

Dan ia juga mengatakan, bahwa BPSK Asahan akan bekerjasama dengan UPT Perlindungan Konsumen agar masyarakat dapat terlindung dari produk nakal.

Ia pun mengatakan, dalam waktu dekat BPSK akan menyelesaikan laporan konsumen mengenai SPBU bahan bakar minyak dimana sistem pembelian Bio Solar sangat merugikan konsumen.

“Dalam waktu dekat kami akan selesaikan mengenai laporan konsumen tentang sistem pembelian Bio Solar,” tutupnya. (Nanda)

Baca Juga :
Lurah Siumbut Baru : Saya Tidak Ada Maksud Menghina Suku Melayu, Saya Cinta Dengan Melayu

Berita Terkait
Komentar
Sedang memuat...
error: Content is protected !!