Ustad Adi Hidayat Jabarkan Bukti Transfer Donasi ke Palestina

564

MITRAKITANEWS – Ustad Adi Hidayat menjabarkan bukti transfer donasi untuk Palestina yang sudah disalurka sekitar Rp 30 miliar. Namun ada netizen yang menggiring opini bahwa ia menilap dana tersebut.

Ulama yang juga akrab disapa UAH itu kembali membuat video di channel YouTube-nya dengan judul ‘UAH Semakin Menggelegar, Ada yang Mulai Bergetar..?!’ Dalam video tersebut Ustaz Adi Hidayat mengeluarkan dan memperlihatkan bukti-bukti transfer dana yang sudah disalurkan ke Palestina.

Dalam kesempatan itu Ustad Adi Hidayat, mengatasnamakan donasi tersebut diberikan dari dirinya dan jemaah. Itu menegaskan uang yang disalurkan untuk Palestina bukan cuma dari dirinya pribadi.

“Jangan posisikan donasi ini dari seorang Adi Hidayat, tapi saya ingin ini dipahami donasi ini juga dari rakyat Indonesia. Ditulis di papan donasi, dari rakyat Indonesia, rakyat Indonesia yang berdonasi,” ungkap Ustaz Adi Hidayat dalam penjelasannya.

Ustaz Adi Hidayat juga mempersilakan para donatur bertanya jika ingin melihat rincian dan bukti transfer dana yang sudah didonasikan. Sang ulama juga menyindir halus oknum-oknum yang tidak ikut menyumbang tapi sibuk meminta bukti-bukti transfer.

“Bagi yang nyumbang berhak bertanya, meski saya belum dapatkan WA (dari donatur minta bukti). Alhamdulillah donatur ini baik-baik, tapi tetap kita jaga kepercayaan mereka. Jangan sampai saya misalnya, saya nggak ikut nyumbang, tapi saya sendiri tanya mana bukti transfernya, mana bukti donasinya,” ucapnya.

“Tapi, kalau ada demikian, saya nggak bisa menilai. Yang penting jangan membuat sesuatu yang gaduh, polarisasi, perpecahan, atau sebagainya. Itu kita akan kejar yang seperti itu agar tidak membuat kegaduhan-kegaduhan,” tegas  UAH  kepada oknum-oknum yang sudah memfitnah.

Ustaz Adi Hidayat berkali-kali menegaskan tidak akan mengambil sepeser pun uang hasil donasi. Dalam penggalangan dana tersebut, Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan pihaknya punya tim auditor.

“Insyaallah kita sudah kerja sama dengan tim audit. Kita diaudit persiapan untuk kembali ke Allah. Paling mengkhawatirkan kalau Allah di akhirat yang mengaudit,” bebernya. (red.1)

Berita Terkait
loading...
error: Content is protected !!